Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Yudo Achilles Sadewa, putra Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa, menilai saham-saham yang berada di bawah Grup Bakrie dan Grup Hapsoro memiliki peluang menjadi multibagger pada 2026.
Pandangan tersebut disampaikan Yudo dalam Podcast Cuap Cuap Cuan. Ia menilai kinerja saham-saham dari kedua grup tersebut sudah berada pada level yang menarik, setidaknya hingga kuartal II atau kuartal III tahun 2026, terutama karena adanya dorongan menuju masuknya saham-saham tersebut ke dalam indeks MSCI.
“Kalau menurut saya, saham-sahamnya Pak Bakrie atau Pak Hapsoro itu sudah cukup solid. Sampai kuartal dua atau tiga 2026 masih oke, apalagi ada target masuk MSCI,” ujar Yudo, dikutip Jumat (2/1/2026).
Dari sisi sektoral, Yudo menyoroti saham pertambangan emas sebagai salah satu kandidat multibagger pada 2026. Ia menilai tren harga emas dan perak yang terus menanjak akan menjadi katalis positif bagi saham-saham di sektor tersebut.
Menurutnya, pergerakan saham komoditas cenderung mengikuti kenaikan harga aset dasarnya. Dalam kondisi harga emas dan perak yang meningkat, potensi keuntungan di saham dinilai bisa lebih besar dibandingkan hanya memegang komoditas fisik.
Sebaliknya, saham pertambangan batu bara dinilai memiliki peluang yang lebih terbatas untuk memberikan keuntungan berlipat, khususnya pada kuartal pertama 2026.
Untuk sektor perbankan, Yudo menyebut saham-saham bank besar atau blue chip seperti PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) tetap layak dipertimbangkan sebagai aset koleksi jangka menengah hingga panjang. Meski demikian, ia mengakui bahwa laju imbal hasil saham-saham tersebut relatif lambat.
“Kalau perbankan, menurut saya saham-saham blue chip seperti BCA, BRI, Mandiri, itu return-nya pelan, tapi cukup aman dan oke untuk dikoleksi,” kata Yudo.
Lebih lanjut, Yudo juga menyinggung saham bank digital sebagai instrumen investasi berisiko tinggi. Ia mencontohkan saham PT Super Bank Indonesia Tbk. (SUPA) yang baru melantai di bursa dan sempat mengalami euforia dengan kenaikan harga hingga menyentuh batas auto rejection atas (ARA), sebelum akhirnya berbalik turun dan terkena auto rejection bawah (ARB).
Ia menilai fenomena tersebut mencerminkan tingginya volatilitas saham IPO, khususnya di sektor perbankan digital. Oleh karena itu, Yudo menyarankan investor untuk menerapkan manajemen risiko yang ketat, salah satunya dengan memasang trailing stop sebesar 5 persen.
Fitur tersebut memungkinkan sistem secara otomatis mengirimkan perintah jual ketika harga saham turun hingga menyentuh batas yang telah ditentukan, sehingga potensi kerugian dapat dikendalikan.
Sebanyak 4.000 pekerja PT Feng Tay, pabrik pemasok sepatu merek global Nike yang berlokasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilaporkan telah dirumahkan. Kondisi...
JAKARTA – Ancaman relokasi industri kembali membayangi sektor manufaktur Indonesia. Dua pabrik komponen otomotif yang beroperasi di Jawa Timur dikabarkan tengah mempertimbangkan pemindahan...
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) akan menjangkau seluruh aktivitas usaha masyarakat, termasuk pelaku usaha yang menjalankan...
JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...
JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...
JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...
JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...
JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...
Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...
JAKARTA – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat menyatakan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait perkara pengadaan...
JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya memberikan penjelasan terkait penahanan Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa yang dilakukan...
JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola...
JAKARTA – Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, digeledah penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (3/6/2026). Penggeledahan tersebut...
GAZA – Warga Palestina berkumpul di Gaza untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin Hamas, Mohammed Odeh, yang dilaporkan gugur dalam serangan yang disebut...
TAIPEI – Kenangan Coffee resmi memperluas ekspansi internasionalnya dengan membuka gerai perdana di Taipei. Langkah ini menandai strategi agresif brand kopi asal Indonesia...
Di tengah meningkatnya isu perubahan iklim, polusi, hingga krisis energi, dunia kerja mulai bergerak menuju arah baru yang lebih berkelanjutan. Salah satu konsep...
Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahan tersebut, ia...