Nasional

Pakar Hidrometeorologi ITB, Ungkap Ancaman Cuaca Ekstreme Bergerak Ke Jawa

Share
Share

Pakar Hidrometeorologi Institut Teknologi Bandung (ITB), Armi Susandi, memperingatkan adanya ancaman cuaca ekstrem yang berpotensi sangat parah di wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam waktu dekat. Ancaman ini diprediksi muncul setelah bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh akibat Siklon Senyar.

Dalam perbincangan khusus di program “To The Point Aja” (8/12) dari SINDOnews, Armi Susandi menyoroti bahwa Indonesia saat ini sedang menghadapi perubahan pola iklim yang ekstrem, memicu peningkatan frekuensi dan kualitas bencana.

Pergeseran Badai dan Ancaman di Jawa

Menurut Armi Susandi, energi cuaca ekstrem kini berpotensi besar bergeser ke wilayah tengah dan timur Indonesia. Fokus utama adalah di Jawa, Bali, NTT, dan NTB, di mana ia melihat adanya indikasi “kompor yang siap-siap meledak” akibat tingginya suhu permukaan laut di antara Jawa dan Kalimantan.

Penyebab utama dari ancaman di Jawa adalah bertemunya dua massa udara besar dari arah utara dan selatan. Angin musim dari Laut Cina Selatan bertemu dengan suplai massa udara dari Australia, yang secara tidak biasa ikut menyuplai uap air pada bulan Desember.

“Bertemunya di mana itu kira-kira? Di Jawa,” tegas Armi.

Pertemuan dua arus ini diprediksi akan menimbulkan cuaca ekstrem yang sangat parah, dengan potensi hujan lebat yang dapat berlangsung hingga sembilan jam, jauh lebih lama dari yang terjadi di Sumatera. Berdasarkan perkiraan, peristiwa cuaca ekstrem ini diperkirakan terjadi dalam 7 hingga 8 hari ke depan, atau sekitar pertengahan Desember.

Jawa Lebih Rentan dan Potensi Kerugian Triliunan

Armi Susandi menilai bahwa wilayah Jawa cenderung lebih rawan dibandingkan Sumatera karena:
Kepadatan Populasi: Populasi yang lebih padat.
Infrastruktur Non-resapan: Lebih banyak infrastruktur yang terbuat dari beton dan aspal, mengurangi resapan air.
Kapasitas Adaptif Rendah: Hanya 31 dari 514 kabupaten/kota di Indonesia yang memiliki kemampuan adaptif tinggi terhadap bencana, sisanya dianggap lemah karena minimnya anggaran untuk membangun infrastruktur mitigasi .

Dampak finansial dari cuaca ekstrem ini diprediksi sangat besar. Jika kerugian akibat bencana biasa rata-rata Rp3 triliun per tahun, cuaca ekstrem yang terjadi dalam hitungan hari dapat menyebabkan kerugian hingga Rp9 triliun seketika. Kerugian ini dipastikan akan mengganggu kinerja ekonomi dan target pembangunan nasional.

Kritik terhadap Mitigasi dan Solusi Integrasi Sistem

Pakar hidrometeorologi ini juga mengkritik kondisi mitigasi bencana di Indonesia yang dinilai masih mengalami masalah fragmentasi antarlembaga. Menurutnya, BMKG, Kementerian PUPR, KLH, dan BPBD sering bekerja secara terpisah dan tumpang tindih.

Untuk mengatasi kegagapan tersebut, Armi Susandi mendesak perlunya:

Pusat Komando Terintegrasi: Membangun satu dashboard besar atau pusat komando bencana yang menyatukan data dari hulu ke hilir, memantau secara real-time, dan terhubung langsung ke Kantor Presiden.

Komunikasi Dampak: Mengubah narasi peringatan cuaca yang datar menjadi komunikasi berbasis dampak nyata yang dapat dipahami masyarakat, seperti: “Di daerah Menteng, banjir 1 meter akan terjadi”.

Memperkuat Personel Ahli: Memastikan bahwa bidang-bidang kebencanaan dipegang oleh para ahli yang benar-benar kompeten, bukan sekadar berdasarkan kepentingan politik [32:33:00].

Ia juga mengingatkan bahwa jika suatu pola bencana ekstrem seperti Siklon Senyar pernah terjadi sekali di dekat ekuator, maka pola tersebut kemungkinan akan terulang kembali di masa depan, mencontoh pengalaman Filipina dan Vietnam yang kini menghadapi eskalasi siklon tropis [29:42:00].

“Ini adalah wake up call bagi Indonesia. Kita harus membangun sesuatu yang baru, tidak lagi biasa-biasa saja, agar semua pihak—investor, pemerintah, dan masyarakat—tidak menjadi rugi,” tutup Armi Susandi.

Anda dapat menonton video tersebut di sini:

Share
-Sponsored-
ads image

Hot Topic

EkonomiNasional

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini, Berikut Dampaknya

JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...

Teknologi

NotePaste: Solusi Berbagi Catatan Online yang Praktis, Cocok untuk Blogger hingga Affiliate Marketing

Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...

EkonomiNasional

Harga Minyakita Segera Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Waktu Dekat

JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...

EkonomiNasional

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibiayai APBN, Pemerintah Sebut untuk Perkuat Ekonomi Desa

JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...

Ekonomi

Rupiah Melemah, Mal dan Kafe Tetap Ramai: Fenomena “Lipstick Effect” Jadi Sorotan Warganet

JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...

EkonomiNasional

Pemerintah Sebut Rekrutmen Besar Kopdes Merah Putih sebagai Investasi SDM Raksasa

JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...

EkonomiNasional

Prabowo: 81 Ribu Kopdes Merah Putih Bisa Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...

EkonomiNasional

Jateng Siap Bangun Mega Farm Sapi Perah Terbesar, 710 Hektare dan 30.000 Ekor

Semarang — Jawa Tengah bersiap menghadirkan lompatan besar di sektor ketahanan pangan nasional melalui pembangunan mega farm sapi perah terbesar di Indonesia. Proyek...

EkonomiNasional

Purbaya Tegaskan RI Tak Butuh Bantuan IMF, APBN Diklaim Masih Kuat

Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tidak membutuhkan bantuan dana dari International Monetary Fund (IMF) di tengah ketidakpastian ekonomi global....

EkonomiJawa Tengah

5.503 Gedung Koperasi Merah Putih di Jateng Terbangun, Siap Dorong Ekonomi Warga

Semarang — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Tengah terus menunjukkan progres signifikan. Hingga April 2026, tercatat 5.503 gedung koperasi telah...

-Sponsored-
ads image
HukumNasional

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi MBG, Kejagung Tahan Tiga Pejabat

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola...

HukumNasional

Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung Sehari Setelah Pimpinan Dadan Hindayana Di Copot

JAKARTA – Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, digeledah penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (3/6/2026). Penggeledahan tersebut...

InternasionalPalestina

Warga Palestina Beri Penghormatan Terakhir untuk Pemimpin Hamas Mohammed Odeh

GAZA – Warga Palestina berkumpul di Gaza untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin Hamas, Mohammed Odeh, yang dilaporkan gugur dalam serangan yang disebut...

Bisnis

Kenangan Coffee Ekspansi ke Taiwan, Resmi Buka Gerai Perdana di Taipei

TAIPEI – Kenangan Coffee resmi memperluas ekspansi internasionalnya dengan membuka gerai perdana di Taipei. Langkah ini menandai strategi agresif brand kopi asal Indonesia...

BisnisEnergiLingkungan Hidup

Green Jobs: Profesi Masa Depan yang Tak Hanya Cari Uang, Tapi Juga Menyelamatkan Bumi

Di tengah meningkatnya isu perubahan iklim, polusi, hingga krisis energi, dunia kerja mulai bergerak menuju arah baru yang lebih berkelanjutan. Salah satu konsep...

BisnisEnergiNasional

Viral Curhatan Pelaut RI: Kapal Pertamina di Selat Hormuz Disebut Tanpa Kru WNI Semua Pekerja Dari India

Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahan tersebut, ia...

GadgetTeknologi

WhatsApp Segera Rilis Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Nomor HP? Ini Dampaknya!

Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...

BisnisCilacap

Paragraf Coffee Service, Bisnis Kopi Tanpa Grand Opening, Kenapa Justru Lebih Laris di Cilacap?

Cilacap - Tren baru terlihat di industri kopi lokal. Romi selaku pakar branding usaha di Cilacap kini memilih membuka usaha dengan konsep tanpa...

Related Articles
EkonomiNasional

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini, Berikut Dampaknya

JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak...

BanyumasNasional

Gempa M 7,7 Guncang Laut Sulawesi, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

JAKARTA – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Laut Sulawesi...

Nasional

Jaksa Buka Peluang Periksa Kepala BGN Nanik S. Deyang dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) membuka kemungkinan memeriksa Kepala Badan Gizi Nasional...

EkonomiNasional

Harga Minyakita Segera Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Waktu Dekat

JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat...