Nasional

Tanggapan SPPG soal Larangan Memasak Menu MBG Sebelum Pukul 12 Malam

Share
Share

BADAN Gizi Nasional atau BGN telah merampungkan Peraturan Presiden tentang Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang mengatakan, salah satu ketentuan yang diatur dalam Perpres tersebut ialah terkait waktu memasak makanan.

Dalam Perpres tersebut, dia menjelaskan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG tidak lagi diperkenankan untuk memasak menu MBG di bawah pukul 24.00. BGN, hanya mengizinkan SPPG untuk memasak menu MBG paling lambat pukul 02.00 setiap harinya.

“Kami berharap aturan waktu memasak tidak berlaku general untuk setiap menu makanan,” kata Kepala SPPG Bendungan Hilir, Denny Abdulah Nugraha kepada Tempo, Ahad, 26 Oktober 2025.

Denny mengatakan, jika peraturan waktu memasak diberlakukan secara menyeluruh untuk semua menu, maka hal tersebut akan menimbulkan kendala di SPPG, terutama dalam urusan pengepakan dan distribusi MBG di pagi hari.

Dia menuturkan, sejauh ini SPPG Bendungan Hilir melakukan kegiatan memasak di bawah pukul 24.00 malam, untuk nasi dan perebusan sayur secara singkat.

“Untuk kondimen lain seperti daging, kami mulai memasak pada pukul 02.00 dini hari,” ujar Denny.

Jika BGN menerbitkan aturan memasak di atas pukul 24.00, kata dia, tentu aturan tersebut akan menghambat proses yang dilakukan. Misalnya, dia mencontohkan, pendinginan nasi yang memerlukan waktu kurang lebih 2 jam.

“Kalau kami paksakan pendinginan menggunakan kipas, itu akan membuat nasi kering dan menurunkan tingkat kelaikan konsumsinya,” kata Denny.

Setali tiga uang dengan Denny, Abdul-bukan nama sebenarnya, salah satu Kepala SPPG di Jakarta Timur mengatakan, peraturan waktu memasak akan menyebabkan gangguan dalam proses distribusi MBG di SPPG.

Dia mencontohkan, umumnya SPPG melakukan proses mencampur daging dengan bumbu di bawah pukul 24.00. Namun, jika BGN meminta SPPG melakukan kegiatan memasak di atas pukul 24.00, tentu proses pengepakan dan distribusi akan mengalami keterlambatan.

“Menu yang disiapkan itu jumlahnya ribuan, tentu ini akan sangat mengganggu kalau peraturan mengharuskan SPPG memulai kegiatan memasak di atas pukul 24.00,” ujar Abdul.

Adapun, berdasarkan hasil investigasi tim BGN, Nanik mengatakan, masih banyak temuan dapur-dapur yang ruang pemorsiannya belum memiliki pendingin ruangan. Kondisi ini berpotensi membuat makanan cepat basi.

Karenanya, dia mengingatkan kepada SPPG untuk melakukan perbaikan, termasuk meminta setiap SPPG untuk melakukan pelapisan epoksi di permukaan lantai dapur agar lebih kuat, tahan air, dan mudah dibersihkan maupun tidak licin akibat tumpahan minyak.

“Kenapa harus diepoksi? Supaya kuman-kuman dari bawah ini tidak naik. Kemudian, tempat pencucian ompreng harus terpisah dengan pencucian sayur dan sebagainya, itu sekarang yang kami tegakkan,” kata Nanik.

Tempo telah menghubungi Kepala BGN Dadan Hindayana terkait dengan penjelasan ketentuan waktu memasak MBG bagi SPPG. Namun, hingga artikel ini dipublikasikan, pesan dan upaya menghubungi melalui sambungan telepon ke nomor telepon WhatsApp Dadan belum memperoleh jawaban.

Share
-Sponsored-
ads image

Hot Topic

EkonomiNasional

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini, Berikut Dampaknya

JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...

Teknologi

NotePaste: Solusi Berbagi Catatan Online yang Praktis, Cocok untuk Blogger hingga Affiliate Marketing

Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...

EkonomiNasional

Harga Minyakita Segera Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Waktu Dekat

JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...

EkonomiNasional

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibiayai APBN, Pemerintah Sebut untuk Perkuat Ekonomi Desa

JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...

Ekonomi

Rupiah Melemah, Mal dan Kafe Tetap Ramai: Fenomena “Lipstick Effect” Jadi Sorotan Warganet

JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...

EkonomiNasional

Pemerintah Sebut Rekrutmen Besar Kopdes Merah Putih sebagai Investasi SDM Raksasa

JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...

EkonomiNasional

Prabowo: 81 Ribu Kopdes Merah Putih Bisa Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...

EkonomiNasional

Jateng Siap Bangun Mega Farm Sapi Perah Terbesar, 710 Hektare dan 30.000 Ekor

Semarang — Jawa Tengah bersiap menghadirkan lompatan besar di sektor ketahanan pangan nasional melalui pembangunan mega farm sapi perah terbesar di Indonesia. Proyek...

EkonomiNasional

Purbaya Tegaskan RI Tak Butuh Bantuan IMF, APBN Diklaim Masih Kuat

Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tidak membutuhkan bantuan dana dari International Monetary Fund (IMF) di tengah ketidakpastian ekonomi global....

EkonomiJawa Tengah

5.503 Gedung Koperasi Merah Putih di Jateng Terbangun, Siap Dorong Ekonomi Warga

Semarang — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Tengah terus menunjukkan progres signifikan. Hingga April 2026, tercatat 5.503 gedung koperasi telah...

-Sponsored-
ads image
HukumNasional

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi MBG, Kejagung Tahan Tiga Pejabat

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola...

HukumNasional

Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung Sehari Setelah Pimpinan Dadan Hindayana Di Copot

JAKARTA – Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, digeledah penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (3/6/2026). Penggeledahan tersebut...

InternasionalPalestina

Warga Palestina Beri Penghormatan Terakhir untuk Pemimpin Hamas Mohammed Odeh

GAZA – Warga Palestina berkumpul di Gaza untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin Hamas, Mohammed Odeh, yang dilaporkan gugur dalam serangan yang disebut...

Bisnis

Kenangan Coffee Ekspansi ke Taiwan, Resmi Buka Gerai Perdana di Taipei

TAIPEI – Kenangan Coffee resmi memperluas ekspansi internasionalnya dengan membuka gerai perdana di Taipei. Langkah ini menandai strategi agresif brand kopi asal Indonesia...

BisnisEnergiLingkungan Hidup

Green Jobs: Profesi Masa Depan yang Tak Hanya Cari Uang, Tapi Juga Menyelamatkan Bumi

Di tengah meningkatnya isu perubahan iklim, polusi, hingga krisis energi, dunia kerja mulai bergerak menuju arah baru yang lebih berkelanjutan. Salah satu konsep...

BisnisEnergiNasional

Viral Curhatan Pelaut RI: Kapal Pertamina di Selat Hormuz Disebut Tanpa Kru WNI Semua Pekerja Dari India

Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahan tersebut, ia...

GadgetTeknologi

WhatsApp Segera Rilis Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Nomor HP? Ini Dampaknya!

Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...

BisnisCilacap

Paragraf Coffee Service, Bisnis Kopi Tanpa Grand Opening, Kenapa Justru Lebih Laris di Cilacap?

Cilacap - Tren baru terlihat di industri kopi lokal. Romi selaku pakar branding usaha di Cilacap kini memilih membuka usaha dengan konsep tanpa...

Related Articles
EkonomiNasional

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini, Berikut Dampaknya

JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak...

BanyumasNasional

Gempa M 7,7 Guncang Laut Sulawesi, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

JAKARTA – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Laut Sulawesi...

Nasional

Jaksa Buka Peluang Periksa Kepala BGN Nanik S. Deyang dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) membuka kemungkinan memeriksa Kepala Badan Gizi Nasional...

EkonomiNasional

Harga Minyakita Segera Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Waktu Dekat

JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat...