Banyumas Raya

JAKARTA, – Wakil Sekjen PPP Achmad Baidowi menilai penentuan calon wakil presiden (cawapres) pendamping Presiden Joko Widodo yaitu domain mantan Gubernur DKI Jakarta itu sepenuhnya.
Karena itu, menurut dia, penetapan cawapres Jokowi tidak bergantung pada deklarasi dari pihak manapun. Lagipula, kata Awi, sapaannya, sejauh ini belum ada pembicaraan nama cawapres di dalam koalisi mereka.
Ia pun mempertanyakan langkah Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yg sudah mendeklarasikan diri sebagai calon wakil presiden (cawapres) pendamping Jokowi. Bahkan Muhaimin sudah mendirikan posko pemenangan yg dinamai Jokowi-Muhaimin (JOIN).
“Mau mendirikan posko apapun, kalau nanti Jokowi telah menentukan calon dan ternyata yg milik posko tak digandeng apakah masih mau mendukung Jokowi?” kata Awi melalui pesan singkat, Rabu (11/4/2018).
Anggota Komisi II dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Achmad Baidowi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/4/2017).(Baca juga: Ngototnya Cak Imin Ingin Jadi Cawapres Jokowi…)
Ia menambahkan Jokowi tentunya mulai memilih cawapres yg dapat mendongkrak elektabilitasnya dan hal itu masih selalu diperbincangkan.
“Sesuai kesepakatan, cawapres Jokowi baru ditentukan setelah pilkada serentak 2018,” lanjut Awi.
Sebelumnya Muhaimin meresmikan Posko JOIN, akronim dari Joko Widodo – Muhaimin, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (10/4/2018).
Dalam sambutannya, Cak Imin mengatakan terimakasih atas kerja keras relawan JOIN yg dikomandani oleh Usman Sadikin itu di berbagai daerah di Indonesia.
(Baca juga: Soal Manuver Cak Imin, Airlangga Sebut PKB Belum Resmi Dukung Jokowi)
“Terimakasih, bangga dan surprise bagi aku kepada sahabat aku Usman Sadikin yg sudah menyiapkan posko ini, bukan cuma kantor tetapi juga jejaring di daerah-daerah sudah akan bergerak,” ujar Cak Imin seperti dikutip dari siaran pers DPP PKB, Selasa (10/4/2018).
Cak Imin meresmikan Posko tersebut disaksikan oleh ratusan relawan dan simpatisan PKB. Cak Imin juga memberikan pernyataan tegas bahwa dirinya bersiap mendampingi Jokowi pada Pilpres 2019 mendatang.
“Saya nyatakan PKB pada Pilpres 2019 mendatang mulai mengusung pasangan Pak Jokowi dan Muhaimin Iskandar yg oleh sahabat Ancu (sapaan akrab Usman Sadikin) disebut pasangan JOIN,” kata Cak Imin.
Sumber: http://nasional.kompas.com
BanyumasRaya.com

