Banyumas Raya

JAKARTA, – Komisioner Komisi Pemberentasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata berharap komisioner KPK lainnya, Laode M Syarif mampu lolos tahap profile assessment dan berjuang bersama masuk dalam 10 besar capim KPK periode 2019-2023.
Alex dan Laode yaitu Wakil Ketua KPK periode 2015-2019 yg maju kembali bagi periode selanjutnya. Namun, Laode gagal lolos tahap profile assessment.
“Ya aku juga berharapnya sama Pak Laode, jadi masih mampu berdua di KPK kan, tapi ya lihat saja ya, aku juga enggak mampu memastikan apakah setelah ini aku masih dapat lolos atau enggak,” ujar Alex selepas tes kesehatan capim KPK di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Senin (26/8/2019).
Baca juga: Ini Alasan Pansel Tunjuk Luhut dan Meutia Jadi Panelis Seleksi Capim KPK
Alex mengatakan, meski masih memiliki peluang masuk 10 besar, masih ada fit and proper test oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Apalagi, menurut dia, hingga ketika ini belum ada pimpinan KPK yg dapat menjabat beberapa kali periode.
Namun, kata Alex, pada prinsipnya ia mulai mengikuti proses seleksi dengan maksimal. Apa pun keputusan Pansel Capim KPK mulai ia terima.
“Prinsipnya aku ikuti sajalah prosesnya. Saya enggak milik target tertentu harus lolos atau enggak, ambisi harus jadi ya enggak, itu saja. Pokoknya apa pun putusan mulai aku terima dengan gembira, mau lolos atau enggak aku tetap gembira,” ucap Alex berseloroh.
Dalam seleksi tahap profile assessment, 20 orang dinyatakan lolos. Dari 20 nama itu, ada beberapa orang dari unsur komisioner/pegawai KPK yg lolos.
Dua orang tersebut ialah komisioner KPK 2015-2019 Alexander Marwata dan pegawai KPK Sujanarko.
“Ini (tidak lolosnya Laode) kan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yg telah disampaikan Pansel KPK, dari hasil profile assessment, dan pertemuan yg diputuskan secara aklamasi. Hasilnya ya tinggal Pak Alex dari komisioner KPK,” ujar anggota panitia seleksi capim KPK, Diani Sadia Wati, di Kemensetneg, Jakarta Pusat, Jumat (23/8/2019).
Baca juga: Jumat, Pansel Umumkan 10 Capim KPK bagi Diserahkan ke Jokowi
Dari nama-nama yg lolos, empat orang yaitu perwira polisi, tiga jaksa, dan seorang pensiunan jaksa.
Adapun komisioner KPK 2015-2019 yg lolos profile assessment cuma Alexander Marwata.
Seorang pegawai KPK juga dinyatakan lolos. Sepuluh calon yang lain yg lolos berprofesi hakim (1 orang), advokat (1), pegawai negeri sipil (3), dosen (3), karyawan BUMN (1), dan penasihat menteri (1).
Sumber: http://nasional.kompas.com
BanyumasRaya.com

