Banyumas Raya

Jakarta – World Health Organization (WHO) mencatat ketika ini 92 persen penduduk dunia menghirup udara dengan kualitas udara yg buruk.
WHO mencatat setiap tahun ada 7 juta kematian (2 juta di asia tenggara) berhubungan dengan polusi udara luar ruangan dan dalam ruangan.
“Polusi udara berhubungan dengan penyakit paru dan pernapasan (seperti infeksi saluran pernapasan akut/ISPA, asma, bronkitis, penyakit paru obstruktif kronik/PPOK dan kanker paru), penyakit jantung dan stroke,” kata DR. Dr. Agus Dwi Susanto, So.P(K), FAPSR dari Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Jakarta, Rabu, (31/07/2019).
Menurut data WHO, polusi udara di segala dunia berkontribusi 25 persen pada semua penyakit dan kematian akibat kanker paru, 17 persen semua penyakit dan kematian akibat ISPA, 16 persen semua kematian akibat stroke, 15 persen segala kematian akibat penyakit jantung iskemik dan 8 persen segala penyakit dan kematian akibat PPOK.
“Populasi rentan terhadap polusi udara adalah anak-anak, usia lanjut, perempuan, pekerja luar ruangan dan populasi yg telah mempunyai penyakit paru atau jantung,” tambahnya.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com

