Banyumas Raya

JAKARTA, – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Politik, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengatakan, pihaknya mulai melakukan pencegahan aliran massa ke Jakarta menjelang sidang gugatan Pemilu 2019 di Mahkamah Konstitusi ( MK).
“Kita coba buat melakukan suatu pencegahan mengalirnya massa ke Jakarta. Ini dalam rangka pengamanan Jakarta terus-menerus ya,” kata Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin.
Pencegahan aliran massa, juga bakal dikerjakan di kota-kota lainnya selain Jakarta oleh aparat kepolisian.
“Kita ingin agar persidangan MK ini yaitu kesepakatan para kontestan. Kita syukuri dan apresiasi. Harapan semuanya ini konsisten, agar keputusan MK nanti diterima segala pihak,” ujarnya.
Baca juga: 9 Hakim MK Diberi Pengamanan Khusus Selama Sengketa Hasil Pemilu
Wiranto juga meminta agar para kontestan tidak melakukan pengerahan massa.
“Teman-teman kontestan yg ada niat buat mengerahkan massa janganlah dilakukan, karena proses hukum tengah berjalan. Proses yg sangat elegan, terhormat, bermartabat, ini biarlah berjalan dulu,” ujarnya.
Wiranto juga menyebutkan pemerintah belum ada rencana kembali melakukan pembatasan media sosial.
“Insya Allah enggak ada. Tapi kalian mengimbau kepada masyarakat agar jangan kami biarkan berita-berita hoaks ini menyerang opini publik,” kata mantan Panglima ABRI ini.
Seperti diketahui, pada 14 Juni 2019 MK mulai menggelar sidang perdana bagi menetapkan lanjut atau tidaknya sengketa ke tahapan persidangan dengan mempertimbangkan permohonan beserta barang bukti yg diajukan (Putusan Sela).
Sumber: http://nasional.kompas.com
BanyumasRaya.com

