Banyumas Raya

XL mengklaim kini sudah layanan 4G LTE miliknya sudah menyelimuti 376 kota/kabupaten. Menurut Group Head Commercial LTE XL Axiata, Rahmadi Mulyohartono, ada banyak pertimbangan buat menentukan daerah yg mulai mendapatkan layanan tersebut. Terutama dari sisi teknis dan permintaan layanan data berkualitas.
- XL sebut kontribusi pendapatan layanan capai 77 persen kuartal I
- Jelang Ramadan, XL Axiata donasi kuota data & bangun fasilitas umum di luar Jawa
- Cara cek kuota internet all operator: Indosat Ooredoo, Telkomsel, XL, 3, dan Axis
Diharapkan dengan ketersediaan jaringan internet cepat ini mulai semakin mendukung perkembangan aktifitas perekonomian masyarakat setempat, sehingga pada akhirnya juga mulai semakin mendorong peningkatan penggunaan layanan data sejalan dengan fokus kita bagi selalu memperluas penetrasi layanan data terutama di luar pulau Jawa, ujarnya dalam informasi resminya kepada Merdeka.com, Senin (28/5).
Lebih lanjut, dirinya menambahkan bahwa masyarakat Indonesia yg membutuhkan layanan internet semakin banyak, terutama bagi akses melalui smartphone. Mereka sudah merasakan manfaat dari sarana internet buat berbagai keperluan, baik buat menunjang kebutuhan sosial dan hiburan, maupun sebagai sarana pendukung produktivitas.
Karena itu, menurutnya, tak mengherankan seandainya kemudian pelanggan yg berada di area-area yg belum ter-cover layanan 4G LTE kini sangat berharap mampu langsung mendapatkannya.
Apalagi, internet kini juga menjadi sarana penunjang penting bagi pendidikan anak di sekolah, jelas dia.
Daerah atau wilayah yg baru saja mendapatkan layanan 4G LTE dari XL Axiata antara yang lain adalah Kota dan Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu di NTB, juga Kabupaten Sekadau dan Kabupaten Bengkayang di Kalimantan Barat. Selain itu, juga ada Kabupaten Konawe Utara dan Kabupaten Bombana, Pahuwatu di Gorontalo, Kabupaten Bener Meriah di Aceh serta pulau Sebira, yakni pulau terluar yg terletak ujung paling utara dari gugusan kepulauan Seribu.
Saat ini fokus penambahan kota/kabupaten baru bagi luar Jawa, karena segala kota/kabupaten di Jawa telah terjangkau 4G LTE. Sementara itu, buat jumlah BTS 4G secara total hingga ketika ini sudah mencapai lebih dari 22 ribu BTS, dengan total jumlah pelanggan 4G mencapai sekitar 30 juta
Perluasan layanan 4G di propinsi Kalimantan Barat menjangkau wilayah yg cukup pelosok yakni di Kab. Bengkayang dan Kab. Sekadau. Bengkayang memiliki wilayah yg berbatasan segera dengan Sarawak, Malaysia. Sekadau berada lebih pelosok lagi di bagian tengah, berjarak lebih dari 220 km namun mampu dicapai lebih dari 5 jam, tergantung dengan keadaan jalan dan cuaca.
Demikian juga dengan Kab Bener Meriah terletak di Provinsi Aceh bagian tengah yg berbukit-bukit. Area ini cukup terpencil dengan akses jalan darat yg terbatas, baik bagi menuju Ibu Kota Provinsi di Banda Aceh, atau kota besar lainnya seperti Medan di Sumatera Utara. Untuk daerah seperti ini, layanan internet cepat 4G LTE mulai sangat menolong percepatan pembangunan di banyak bidang teknis dan sosial.
Sementara itu, Kab. Konawe Utara dan Kab Bombana berada di Sulawesi Tenggara relative gampang dijangkau dari Ibu Kota Provinsi di Kendari, begitu juga dengan Kab. Pohuwatu di Gorontalo tidak begitu jauh dari Ibu Kota Provinsi Gorontalo. Kab/Kota Bima dan Kab. Dompu meskipun keduanya berada di Pulau Sumbawa, pulau paling Timur dari gugusan pulau yg masuk Provinsi NTB dan sangat jauh dari Mataram Ibu Kota NTB, namun transportasi udara sudah menjangkau wilayah keduanya. [ara]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

