Banyumas Raya

– Perusahaan startup jasa fotografi berbasis online, SweetEscape, mengumumkan sudah mendapat suntikan dana sebesar 6 juta dollar AS atau sekitar Rp 84,7 miliar di pendanaan seri A.
Putaran pendanaan seri A SweetEscape melibatkan dua bisnis ventura, seperti Openspace Ventures, Jungle Ventures, dan Burda Pricipal Investments.
COO SweetEscape, Emile Etienne, menyampaikan bahwa pendanaan ini bakal digunakan buat menolong memperkuat bisnis dan branding SweetEscape di kawasan Asia.
Baca juga: 6 Tips Memotret dengan Smartphone ala “Travel Blogger”
Selain itu, kucuran dana ini juga bakal digunakan buat melebarkan sayap SweetEscape ke pasar atau kawasan yg belum disambangi oleh platform fotografi tersebut.
“Dengan pendanaan baru ini dan dukungan dari para investor, kita mulai fokus dalam memperkuat posisi kita di Asia sambil melebarkan sayap kita di pasar baru di semua dunia,” ujar Emile dalam informasi tertulis yg diterima Tekno, Jumat (5/7/2019).
Dana dari pendanaan seri A juga bakal digunakan bagi meningkatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) yg dipakai oleh platform fotografi SweetEscape.
SweetEscape sendiri yaitu startup yg didirikan oleh David Soong dan Emile pada tahun 2017.
Startup ini menghubungkan fotografer dengan klien yg membutuhkan jasanya, termasuk buat kebutuhan di luar negeri seperti saat liburan.
Baca juga: Kamera Ponsel Zaman “Now” Tak Kalah dari Mirrorless dan DSLR
Bisnis fotografi yg dijalankan oleh SweetEscape mencakup jasa pemotretan bagi momen-momen perorangan, seperti liburan, ulang tahun, wisuda, dan lain-lain.
Kini, mereka juga merambah bisnis buat korporat, seperti food photography, real-estate photography, hingga jasa foto bagi mempercantik portofolio bisnis.
SweetEscape bermarkas di Indonesia dan memiliki lebih kurang 100 orang karyawan di kota Jakarta. Startup ini juga sudah melebarkan sayapnya di Singapura dan Filipina.
Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

