Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Banyumas Raya

– Google belakangan diketahui lebih banyak mempekerjakan karyawan kontrak dibanding pegawai tetap. Kenyataan tersebut diungkap lewat bocoran dokumen internal Google. yg dikumpulkan oleh New York Times.
Hingga bulan Maret lalu, pekerja kontrak Google kurang lebih berjumlah 121.000 orang di semua dunia. Angka itu lebih banyak dari jumlah pegawai tetap Google yg totalnya ada 102.000 orang.
Hal ini menjadi menarik buat dibahas lantaran ketidakseimbangan tersebut dapat menciptakan kesenjangan di lingkungan kerja Google, di mana status pekerja kontrak berada di bawah pegawai tetap.
Misalnya seperti yg diceritakan oleh Mindy Cruz, seorang mantan pegawai kontrak yg akan bekerja di bagian SDM Google pada 2017.
Baca juga: 19 Kata yg Hanya Dimengerti oleh Karyawan Google
Meski sama-sama bekerja di kantor pusat Google di Mountain View dan memakai alamat e-mail dengan domain “Google”, gaji dan fasilitas yg didapatkan Cruz tak sebanyak para pegawai tetap.
Namun, dia tetap ingin bekerja menjadi pegawai kontrak dengan harapan suatu ketika mampu diangkat menjadi karyawan tetap Google. Sayang, alih-alih meraih impian tersebut, Cruz justru dipecat karena menolak menjalin asmara dengan atasannya.
Gara-gara itu pula, dia tidak dibolehkan lagi bekerja di Google selamanya. “Rasanya sangat tak adil. Mereka merebut peluang yg sangat besar ini,” keluhnya.
“Googlers” versus “TVC”
Isu pembedaan status karyawan Google telah mencuat sejak tahun lalu. Kala itu bahkan diberitakan bahwa Google memberikan dua badge atau lencana buat membedakan status karyawan. Lencana merah bagi pegawai kontrak, dan lencana putih bagi karyawan tetap.
Baca juga: Sisi Lain di Balik Menterengnya Kerja di Google
Para pegawai kontrak biasanya dipekerjakan oleh perusahaan agensi SDM yg bekerja sama dengan Google. Mereka melakoni berbagai jenis pekerjaan akan dari moderasi konten hingga menguji software.
Awalnya jumlah pegawai kontrak lebih sedikit dibanding karyawan tetap, tetapi lambat laun proporsinya menjadi lebih besar. Seorang karyawan Google mengisahkan 10 tahun dulu jumlah karyawan kontrak cuma sepertiga dari total tenaga kerja sang raksasa internet.
Google sendiri memang memiliki istilah buat mereka yg bekerja di perusahannya namun bukan berstatus sebagai pegawai tetap, merupakan “TVC”, singkatan dari “temps, vendors, and contractors” (pegawai sementara, vendor, dan kontraktor).
Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com
BATANG – Indonesia bersiap memasuki babak baru dalam pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Sebuah AI Factory berskala raksasa akan dibangun di Kabupaten Batang,...
Meta resmi meluncurkan aplikasi baru bernama Seller, sebuah platform khusus yang dirancang untuk membantu pengguna mengelola aktivitas jual beli di Facebook Marketplace. Aplikasi...
Sebanyak 4.000 pekerja PT Feng Tay, pabrik pemasok sepatu merek global Nike yang berlokasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilaporkan telah dirumahkan. Kondisi...
JAKARTA – Ancaman relokasi industri kembali membayangi sektor manufaktur Indonesia. Dua pabrik komponen otomotif yang beroperasi di Jawa Timur dikabarkan tengah mempertimbangkan pemindahan...
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) akan menjangkau seluruh aktivitas usaha masyarakat, termasuk pelaku usaha yang menjalankan...
JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...
JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...
JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...
JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...
CILACAP — Kabupaten Cilacap menjadi salah satu wilayah di Jawa Tengah yang perlu mendapat perhatian serius dalam pengurangan risiko bencana, khususnya terhadap ancaman...
BATANG – Indonesia bersiap memasuki babak baru dalam pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Sebuah AI Factory berskala raksasa akan dibangun di Kabupaten Batang,...
JAKARTA – Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda membuat sebaran material vulkanik meluas ke sejumlah wilayah Pulau Jawa dan Sumatra. Selain abu...
SEOUL – Bergabungnya pevoli putri Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi dengan Hyundai Hillstate menjadi sorotan besar di Korea Selatan. Kehadiran opposite hitter asal Indonesia...
SACHSENRING, JERMAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, yang berhasil menjuarai Race 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026...
JAKARTA – Penyidik gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menyita 74 kilogram emas...
JAKARTA – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri tengah menyidik dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam pengadaan...
BEIJING – Pengadilan di Provinsi Jiangsu, China, menjatuhkan hukuman mati kepada mantan pejabat Kota Nanjing, Yang Youlin, setelah dinyatakan bersalah menerima suap senilai...
BATANG – Indonesia bersiap memasuki babak baru dalam pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan...
Meta resmi meluncurkan aplikasi baru bernama Seller, sebuah platform khusus yang dirancang...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti...
Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru...