Banyumas Raya

Menjelajahi dunia maya, termasuk mengakses berita dan berbelanja, menjadi kebiasaan utama dalam keseharian hidup masyarakat Indonesia. UC Browser, mobile browser dan penyedia konten di Indonesia, menjalin kerja sama dengan LAZADA dalam menyediakan laporan bersama konsumsi selama bulan Ramadan tahun ini. Laporan ini memberikan keterangan terkait konsumsi konten dan kebiasaan berbelanja online masyarakat selama Ramadan.
- Roket tanpa awak Jepang meledak ketika ujicoba
- Begini tampilan varian baru warna merah OnePlus 6
- Harga Oppo F7, F7 Youth, dan F7 Plus lengkap dengan spesifikasi terbaru 2018
Laporan tersebut menuliskan, terdapat 6 miliar page views yg diakses melalui UC Browser selama Ramadan, dengan lebih dari 800 penyedia konten dan hampir 600 ribu artikel. Dari 800 penyedia konten, antara yang lain tiba dari 34 media ternama di Indonesia.
Tersedianya berbagai keterangan yg bervariasi dalam platform UC Browser yaitu alasan penting memakai platform ini selama Ramadan. Rata-rata waktu yg dihabiskan pengguna mengakses UC Browser adalah 40 menit. Berdasarkan data yg kelihatan di App Annie, waktu tersebut hampir 1,5 kali dari rata-rata pengguna habiskan melalui Chrome dari 11 Mei hingga 20 Juni. Selain itu, click-to-open-rate UC Browser selama Ramadan adalah 58 persen. Ini 61 persen lebih tinggi dari click-to-open-rate Opera yg berkisar di angka 36 persen dan 26 persen lebih tinggi dari Chrome yg berada di angka 46 persen.
Melalui kerja sama dengan LAZADA, platform e-commerce no 1 di Indonesia, kita berharap mampu menggali lebih dalam apa saja hal-hal menarik dari pengguna. Dengan teknologi big data dan lebih dari 40 juta pengguna aktif bulanan (monthly active users di Indonesia, UC Browser bisa semakin meningkatkan keuntungan dari sisi teknologi, jumlah pengguna, dan kerja sama dengan unit yang lain dari bisnis grup Alibaba buat menyediakan keterangan berharga terkait konsumen, ujar Damon Xi, General Manager UCWeb Indonesia dan India, Alibaba Digital Media and Entertainment Group, dalam rilisnya, kemarin.
Kata dia, pihaknya mulai selalu bekerja meningkatkan penyediaan data kepada para penyedia konten dan para pengiklan dengan menggali tren konten dan pengguna secara berkala dalam ekosistem digital.
Sebagian data yg UCWeb berikan berasal dari UC Trends, merupakan platform penyedia data dan indeks tren dari UCWeb yg sudah diluncurkan secara resmi di India dan menyusul mampu diakses di Indonesia.
Penjualan terbanyak
Berdasarkan data penjualan LAZADA selama Ramadan, enam kategori dengan penjualan terbanyak adalah fesyen, kesehatan dan kecantikan, telepon pintar, tas, jam tangan dan kacamata, serta perlengkapan bayi. Ini juga sejalan dengan temuan dari UC Browser, bahwa lima besar kategori artikel paling popular, yakni gaya dari selebriti, model hijab untuk wanita, dan koleksi pakaian Muslim. Kategori populer lainnya adalah keterangan terbaru dari selebriti di Ramadan dan flash sale telepon pintar.
Kompetisi penjualan telepon pintar juga sangat ketat. Merek Xiaomi, Samsung, Asus, dan Infinix sukses menjadi empat besar merek dengan penjualan terbanyak selama Ramadan.
Temuan lainnya menyebutkan, Jakarta yaitu kota paling popular dan kereta api menjadi armada transportasi yg paling populer. Sementara buka puasa jelas menjadi kata paling panas dengan penyebutan di sebanyak 24.185 artikel. Bulan puasa juga menjadi puncak untuk masyarakat Indonesia buat mudik atau berwisata.
Berdasarkan data Citys Popularity Index yg kelihatan dari banyaknya pembaca, shares, dan komentar terhadap kata kunci spesifik sebuah artikel, Jakarta menempati posisi nomor sesuatu dengan lebih dari 25 juta indeks, diikuti Medan (12 juta indeks), dan Surabaya (3 juta indeks).
Kereta api menjadi armada transportasi yg paling popular dibicarakan selama Ramadan dengan indeks popularitas lebih dari 4,1 juta. Pesawat terbang, kapal, dan bus menempati posisi kedua, ketiga, dan keempat dalam daftar dengan indeks popularitas, masing-masing dengan 4,05 juta; 1,28 juta; dan 655 ribu. [sya]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

