Banyumas Raya

– Pada Agustus 2017, Facebook launching platform video bertajuk “Watch” secara eksklusif di Amerika Serikat. Layanan yg dibuat buat menyaingi YouTube tersebut kini tersedia secara global bagi segala pengguna di mana pun.
Perilisan global ini menyusul antusiasme netizen AS yg diklaim positif. Setiap bulan, lebih dari 50 juta orang menonton video di Watch setidaknya selama sesuatu menit.
“Sejak awal 2018, durasi pengguna menonton video di Watch meningkat sekitar 14 kali lipat,” begitu tertera pada situs resmi Facebook Newsroom yg dikutip Tekno, Kamis (30/8/2018).
Meski mulanya dibuat sebagai pesaing YouTube, Facebook Watch sejatinya juga mampu menggeser kemapanan video on-demand, semacam Netflix dan Hulu. Pasalnya, layanan Watch juga menyediakan tayangan orisinal yg didanai segera oleh Facebook.
Jenis tayangannya beragam, akan dari serial, reality show, komedi, dan siaran segera olahraga. Beberapa yg populer di AS ketika ini antara yang lain Red Table Talk, Huda Boss, dan Major League Baseball.
Secara garis besar, ada empat fungsi yg diakomodir Facebook Watch.
Pertama, sebagai tempat bagi mencari video-video baru sesuai ketertarikan pengguna melalui linimasi yg terpersonalisasi.
Pengguna mampu membuat watchlist yg berisi koleksi video-video baru dari Page yg diikuti. Untuk modifikasi lebih lanjut, pengguna dapat mengikuti lebih bayak Page atau menghapus Page tertentu dari watchlist.
Kedua, sebagai wadah kreatif untuk kreator konten video dan perusahaan yg ingin menarget audiens mereka dan membangun komunitas aktif. Interaksi antara audiens dengan kreator konten atau perusahaan bersifat beberapa arah, layaknya di jejaring sosial Facebook.
Ketiga, sebagai tempat buat menyimpan video-video menarik yg tidak sempat ditonton. Ketika pengguna melihat video di linimasa yg menarik perhatian tapi tengah mengerjakan sesuatu, video itu mampu disimpan buat ditonton yang lain waktu.
Keempat, berpartisipasi lebih dalam ke video. Facebook tengah membangun pengalaman video yg meletakkan pengguna sebagai komponen utama bagi mengarahkan bentuk konten. Hal ini belum dijelaskan mekanismenya lebih lanjut.
Untuk ketika ini, pengguna diberi pengalaman menonton video yg menyenangkan dengan adanya program “Watch Parties, Premier, serta acara game trivia semacam “Confetti”.
Membawa Watch ke ranah global artinya menjadi kesempatan baru buat kreator di segala dunia. Facebook mengekspansi program “Ad Breaks” di mana kreator mampu menghimpun duit dari video mereka. Untuk selengkapnya soal monetisasi ini dapat dicek di laman berikut.
Untuk mengakses Watch di iOS dan Android, Anda dapat menggulir di opsi “More” atau menu tiga garis. Di situ Anda bakal melihat opsi “Watch”, dahulu tekan buat merasakan pengalaman penjajalan platfrom khusus video.
Anda juga mampu menemukan opsi Watch di Apple TV, Samsung Smart TV, Android TV, Xbox One, dan OculusTV. Selamat mencoba!
Baca juga: Facebook Hapus Postingan Twitter di Linimasa
Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

