Banyumas Raya

Stockholm – Perusahaan otomotif Swedia yg sahamnya kini dimiliki Geely China, Volvo, memangkas ratusan tenaga kerja pada akhir minggu lalu, demikian laporan radio Swedia seperti yg dilansir Reuters.
Volvo yg jumlah pegawainya meningkat beberapa kali lipat dalam sesuatu dekade terakhir menjadi sekitar 43.000 orang, mengonfirmasi sedang meninjau jumlah karyawan dan pengeluaran rutin perusahaan agar bisnisnya berkembang.
“Sebagai perusahaan berkembang, Volvo Cars terus-menerus meninjau basis pengeluaran. Itu lebih utama karena tantangan dalam industri. Volvo meningkatkan fokusnya pada biaya yg terkait staf dan layanan pembelian,” kata perusahaan itu dalam pernyataan melalui email.
Pekerjaan yg paling terpengaruh dalam pengurangan karyawan adalah bagian konsultan. Tapi, pegawai bidang produksi tak mulai dikurangi, kata juru bicara Volvo.
Juru bicara Volvo juga menolak menyebutkan jumlah pengawai yg mulai diberhentikan secara rinci.
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

