Banyumas Raya

Tokyo – Perusahaan elektronik Toshiba tengah mengembangkan perangkat daya buat mobil listrik dalam upayanya mengantisipasi pertumbuhan produksi dan permintaan kendaraan ramah lingkungan di masa mendatang.
“Pabrikan mobil besar sudah memproduksi lebih banyak macam mobil listrik, dan cuma persoalan waktu sebelum mobil listrik menjadi hal yg biasa di masyarakat kita,” kata Shoichiro Kurushima, dari Toshiba Electronic Devices and Storage Corporation, dalam siaran persnya terkait alasan pabrikan elektronik itu mengembangkan perangkat daya buat mobil.
Toshiba menilai mobil listrik yaitu pasar yg menarik, di mana permintaan buat perangkat daya diperkirakan mulai berkembang paling besar pada tahun-tahun mendatang karena perangkat daya benar-benar integral dengan fungsi mobil listrik.
Konversi energi yg lebih bersih mulai meningkatkan permintaan perangkat catu daya, tak cuma pada sektor otomotif tetapi juga mesin industri.
“Komponen yang lain dalam hal-hal seperti lemari es dan pendingin ruangan pada akhirnya menghabiskan banyak energi. Perangkat daya, dengan kontrol inverter, mampu membuat sedikit penyesuaian dalam output energi, dan membuat penggunaan energi lebih efisien,” kata Kurushima.
Toshiba, menurut Kurushima, yg telah lama memproduksi perangkat daya di pabrik-pabrik di Perfektur Ishikawa dan Hyogo sudah memperluas volume produksinya menyusul tren baru terkait konversi energi.
Perangkat daya Toshiba juga digunakan di pembangkit listrik tenaga surya bagi menghasilkan energi bersih yg lebih efisien. Pembangkit listrik tenaga surya mengubah arus searah yg dihasilkan melalui sinar matahari menjadi arus bolak-balik buat digunakan di rumah tangga dan pabrik yg berada di ujung akhir jaringan listrik.
Salah sesuatu peran perangkat daya adalah mengirimkan daya–dengan voltase yg bervariasi, tergantung pada jumlah sinar matahari–ke jaringan listrik. Perangkat daya memungkinkan pembangkit listrik tenaga surya itu bagi memberi masukan jumlah daya terbatas yg mereka hasilkan secara lebih efisien ke dalam jaringan listrik.
Evolusi
Perangkat daya juga telah mengalami evolusi besar. Menurut Kurushima, sebagian besar semikonduktor terbuat dari silikon. Namun, dua semikonduktor yg lebih baru dalam pengembangan dibuat dengan bahan-bahan baru seperti silikon karbida dan galium nitrida, demi mencapai kinerja lebih tinggi.
Bahan-bahan baru itu diharapkan memperkuat elemen konservasi energi dari perangkat daya, mengurangi kehilangan daya semikonduktor secara umum dan menurunkan konsumsi daya. Semikonduktor baru itu digunakan di dua alat transportasi berbasis rel, seperti kereta api dan kereta super-cepat.
Evolusi itu diharapkan mampu mengurangi beban terhadap lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat menyusul efisiensi biaya material.
“Suatu upaya yg sebanding atas apa yg juga kita lakukan di Toshiba, dalam litbang semikonduktor berperforma lebih tinggi kami,” ujar Kurushima.
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

