Banyumas Raya

Jakarta – Gelaran Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 berjalan dengan sukses. Pameran otomotif akbar tahunan tersebut sudah berakhir pada Minggu, 5 Mei 2019, setelah diselenggarakan selama 11 hari, akan 25 April 2019.
Selaku pihak penyelenggara pameran, Dyandra Promosindo pun telah memutuskan tanggal pelaksanaan ajang ini buat tahun depan.
Presiden Direktur Dyandra Promosindo Hendra Noor Saleh menyebut IIMS tahun depan digelar pada tanggal 9-19 April 2020 dan masih tetap berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Kohen, sapaan akrab Hendra Noor Saleh, menyampaikan bahwa acara tersebut tentunya mulai lebih menarik lagi. Pasalnya, Dyandra Promosindo terus berinovasi melahirkan ide-ide kreatif demi memajukan industri otomotif dalam negeri.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada segala yg terlibat dalam pameran Telkomsel IIMS 2019 ini. Pameran otomotif ini bukan cuma punya Dyandra Promosindo selaku penyelenggara, terlebih pameran otomotif tahunan paling bergengsi ini pun mampu berjalan dengan sukses dan lancar berkat dukungan para ekosistem otomotif yg ada di dalamnya,” ujar Kohen.
“Harapan kalian industri otomotif di Indonesia mulai selalu bergerak maju karena Indonesia sendiri yaitu negara yg cukup dipertimbangkan oleh produsen otomotif dunia. Tahun depan kita mulai tingkatkan lagi pelayanan dan kegiatan yang lain demi kemajuan bersama,” imbuhnya.

Terhitung hingga Jumat (3/5/2019), tercatat sejumlah 10.148 unit sudah terjual selama penyelenggaraan Telkomsel IIMS 2019. Jumlah tersebut terdiri dari 9.134 unit mobil dan 1.014 unit motor terjual. Sedangkan total transaksi dalam kurun waktu yg sama, sudah tercatat senilai Rp3,1 triliun.
Jumlah pengunjung hingga hari yg sama, mencapai 425,211 pengunjung. Dengan kata lain, angka yg didapat telah mendekati dari yg ditargetkan pada tahun ini.
Kohen menyampaikan bahwa angka-angka ini, baik transaksi maupun pengunjung, masih belum fix karena data beberapa hari terakhir pameran –Sabtu (4/5/2019) dan Minggu (5/5/2019)– belum resmi masuk.
“Selain itu ada dua APM yg tak melaporkan angka penjualan mereka. Jika dilaporkan, aku percaya angkanya jauh lebih besar,” pungkas Kohen.
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

