Banyumas Raya
JAKARTA, – Pameran Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019 di Balai Kartini, Jakarta, dua waktu dahulu juga dimeriahkan dengan kehadiran Alat Mekanis Multiguna Pedesaan berbasis tenaga listrik (e- AMMDes).
Dalam pengembangan lanjutannya, Kementerian Perindustian ( Kemenperin) tak sendirian dan mulai menggandeng pihak lain.
Kemenperin juga melakukan kerja sama dengan kampus dan perusahaan swasta. Institut Teknologi Bandung (ITB), Astra Otoparts, dan PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) yg memiliki andil dalam pengembangan e-AMMDes ini.
Baca juga: Lebih Dekat dengan Mobil Pak Tani AMMDes Bertenaga Listrik
“Kendaraan e-AMMDes ini telah diciptakan dengan memakai teknologi elektrik. Masih ada dua hal teknis yg masih harus dikembangkan. Namun secara keseluruhan, kendaraan ini bagi pertama kali diproduksi, dan telah diujicobakan ternyata cukup reliable karena dilengkapi dengan konsep power charging,” kata Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika ( ILMATE) Kemenperin Harjanto, dalam informasi resminya, di Jakarta, Sabtu (7/9).
AMMDes Listrik di Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019Harjanto menambahkan, selain mulai memberikan dampak positif buat perekonomian nasional, program e-AMMDes ini juga menurutnya bisa membuka peluang buat pelaku industri komponen di dalam negeri.
Sektor ini mulai menguasai kemampuan bidang penelitian dan pengembangan (R&D), terutama hal rancang bangun dan teknologi desain.
“Apalagi, pemerintah sudah memfasilitasi pemberian super tax deduction hingga 300 persen untuk perusahaan yg menciptakan inovasi dari hasil litbangnya,” ujar Harjanto.
Baca juga: Tampil Beda, Kendaraan Pak Tani Bertenaga Listrik
Skema insentif fiskal ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 2019 tentang Perubahan atas PP No. 94 tahun 2010 tentang Perhitungan Penghasilan Kena Pajak dan Pelunasan Pajak Penghasilan Dalam Tahun Berjalan.
Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

