Otomotif

Saat Agya-Ayla Lebih Dibanggakan Daripada Mobil Listrik Nasional

Share
Share

Banyumas Raya

Jakarta, – Regulasi kendaraan listrik yg mulai tertuang dalam Peraturan Presiden, ketika ini masih dalam tahap pematangan.

Nama lengkap Perpres itu adalah Peraturan Presiden tentang Program Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Untuk Transportasi Jalan.

Baca juga: Perpres Kendaraan Listrik Dipastikan Rampung Pekan Ini

Meski dua kali dispekulasikan, penerbitan Perpres yg yaitu kelanjutan dari Perpres nomor 22 tahun 2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) ini belum juga dikerjakan hingga kini.

Salah sesuatu Mercedes Benz E 350 e yg dalam proses pengisian listrik ketika dipamerkan di arena Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018./Alsadad Rudi Salah sesuatu Mercedes Benz E 350 e yg dalam proses pengisian listrik ketika dipamerkan di arena Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018.

Di tengah proses penggodokan Perpres inilah, tiba-tiba Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) melayangkan surat kepada Presiden Joko Widodo terkait kendaraan listrik nasional. Ada tiga poin yg ingin disampaikan KPK dalam surat yg ditanda tangani oleh Ketua KPK Agus Rahardjo tersebut.

Baca juga: KPK Ikut Kawal Program Kendaraan Listrik Nasional

Pertama, KPK menilai Indonesia harus milik kendaraan listrik bermerek nasional sebagai wujud kemandirian bangsa, serta tak mengulang kegagalan di masa dulu dalam pengembagan industri otomotif. Karena itu KPK menilai perlu ada sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi dan industri nasional.

Selanjutnya, KPK menyarankan agar Perpres kendaraan listrik perlu langsung disahkan. Namun skema insentif, baik fiskal dan nonfiskal harus disempurnakan lebih dulu.

Pemerintah juga diminta memberikan dukungan pendanaan riset pengembangan dan inovasi yg memadai, pembuatan skema pajak dan tarif bea masuk yg sesuai dengan tahapan industri perintis nasional, menyederhanakan regulasi dan kebijakan dalam rangka mewujudkan sinergi antar BUMN, dan dukungan pemasaran produk.

Baca juga: BUMN Galang Kekuatan Dukung Kendaraan Listrik Nasional

Terakhir, KPK menyarankan agar segala kebijakan kementerian dan lembaga terkait dikoordinasikan dalam pola yg lebih strategis dan sinergis, dan menghindari adanya konflik kepentingan.

BMW i8 yg dipamerkan oleh BMW Group Indonesia di arena Indonesia International Motor SHow (IIMS) 2018./Alsadad Rudi BMW i8 yg dipamerkan oleh BMW Group Indonesia di arena Indonesia International Motor SHow (IIMS) 2018.

Selaku asosiasi yg mewadahi sektor industri otomotif di tanah air, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( Gaikindo) memberikan tanggapan perihal surat tersebut.

Ketua Umum Gaikindo Yohanes Nangoi menilai tidak persoalan seandainya Indonesia ingin milik merek mobil listrik nasional. Namun ia mengingatkan jangan sampai pengembangan mobil tersebut mematikan industri kendaraan konvesional yg kini telah berjalan.

Nangoi kemudian menyatakan, dua produk roda empat yg kini beredar di Indonesia sebenarnya telah hampir 100 persen buatan Indonesia. Walaupun merek yg digunakan yaitu brand asing.

Nangoi mencontohkan duet mobil murah besutan Toyota-Daihatsu, yakni Agya dan Ayla.

Baca juga: Sulit ?Merdeka? di Era Kendaraan Listrik, Kecemasan Anak Bangsa

“Agya-Ayla itu 80-90 persen telah produk nasional. Namanya memang ada Daihatsu, Toyota. Tapi 80-90 persen telah buatan domestik,” kata Nangoi di Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Dua unit mobil bekas, masing-masing Toyota Agya dan Daihatsu Ayla yg dijual di diler Ciliwung Motor, Kelapa Dua, Depok, Selasa (13/2/2018)./Alsadad Rudi Dua unit mobil bekas, masing-masing Toyota Agya dan Daihatsu Ayla yg dijual di diler Ciliwung Motor, Kelapa Dua, Depok, Selasa (13/2/2018).

Nangoi menilai mobil dengan brand asing namun sebagian besar komponennya telah buatan lokal, lebih baik daripada mobil merek nasional namun komponennya diimpor dari luar negeri.

Sebab seandainya komponennya buatan lokal, maka ada multiplier effect yg luar biasa untuk kelangsungan industri dalam negeri.

Baca juga: Jokowi Prediksi Ciutnya Otomotif Nasional

“Karena tak hanya mobilnya saja, ada juga perusahaan jok, knalpot, karpet, ini seluruh menghidupi Indonesia dengan luar biasa,” ujar Nangoi.

Ekspor Toyota dari Indonesia telah berjalan selama 30 tahun, jumlah unit yg diekspor telah menapai 1 juta unit.TMMIN Ekspor Toyota dari Indonesia telah berjalan selama 30 tahun, jumlah unit yg diekspor telah menapai 1 juta unit.

Khusus buat mobil listrik, Nangoi menyebut kendaraan macam ini membutuhkan baterai bagi alat pasokan energinya. Sepengetahuan Nangoi, Indonesia belum dapat mengolah dan memproduksi sendiri baterai.

Oleh sebab itu, Nangoi menyarankan bila serius ingin membuat mobil listrik nasional, alangkah baiknya seandainya Indonesia fokus dahulu membuat baterai.

Jika tidak, ia khawatir Indonesia cuma mulai jadi negara pengimpor yg justru mampu mematikan industri yg kini berjalan.

Baca juga: Sebelum Bikin Mobil Listrik, Baiknya Produksi Baterai Dahulu

“Kalau kalian bikin mobil listrik nasional tetapi baterainya impor, sistem manajemen baterainya impor, motor listriknya impor, selalu kalian jadi apa? Cuma bikin setir sama kursinya doang. Ini artinya industri kalian jadi mati,” ucap Nangoi.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

Share
-Sponsored-
ads image

Hot Topic

EkonomiNasional

Jateng Siap Bangun Mega Farm Sapi Perah Terbesar, 710 Hektare dan 30.000 Ekor

Semarang — Jawa Tengah bersiap menghadirkan lompatan besar di sektor ketahanan pangan nasional melalui pembangunan mega farm sapi perah terbesar di Indonesia. Proyek...

EkonomiNasional

Purbaya Tegaskan RI Tak Butuh Bantuan IMF, APBN Diklaim Masih Kuat

Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tidak membutuhkan bantuan dana dari International Monetary Fund (IMF) di tengah ketidakpastian ekonomi global....

EkonomiJawa Tengah

5.503 Gedung Koperasi Merah Putih di Jateng Terbangun, Siap Dorong Ekonomi Warga

Semarang — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Tengah terus menunjukkan progres signifikan. Hingga April 2026, tercatat 5.503 gedung koperasi telah...

EkonomiNasional

Kontrak Rp10,8 Triliun Digelontorkan, 20.600 Truk Disiapkan untuk Koperasi Merah Putih

Jakarta — Proyek logistik berskala besar mulai digerakkan untuk mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Nilainya mencapai Rp10,83 triliun, dengan pengadaan 20.600 unit...

GadgetTeknologi

WhatsApp Segera Rilis Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Nomor HP? Ini Dampaknya!

Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...

EkonomiNasional

27 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Siap Beroperasi April 2026

Jakarta — Pemerintah memastikan sebanyak 27 ribu Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih siap beroperasi pada April 2026. Program ini menjadi langkah...

BanjarnegaraBisnisEkonomi

Banjarnegara Extravaganza 455: Hiburan Rakyat Picu Ledakan Ekonomi Lokal

Banjarnegara — Ribuan warga memadati Alun-alun Banjarnegara pada puncak perayaan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banjarnegara, Sabtu malam (4/4/2026). Gelaran bertajuk Banjarnegara Extravaganza ini...

Ekonomi

Pemerintah Terapkan WFH satu hari demi hemat BBM, Dinilai Efisiensi Tak Signifikan

Jakarta — Kebijakan pemerintah yang mewacanakan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan untuk aparatur sipil negara (ASN), pekerja swasta, hingga pelajar...

EkonomiNasional

‘Senjata’ Prabowo Bidik Ekonomi 8%: MBG, Kopdes Merah Putih hingga 3 Juta Rumah

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 8% hingga 2029, naik signifikan dari capaian saat ini yang masih berada di...

EkonomiInternasional

Public Investment Fund (PIF): Mesin Investasi Raksasa Arab Saudi yang Mengubah Peta Ekonomi Global

Riyadh — Dalam beberapa tahun terakhir, nama Public Investment Fund (PIF) semakin sering muncul dalam berbagai berita ekonomi global. Dana investasi milik pemerintah...

-Sponsored-
ads image
BisnisEnergiNasional

Viral Curhatan Pelaut RI: Kapal Pertamina di Selat Hormuz Disebut Tanpa Kru WNI Semua Pekerja Dari India

Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahan tersebut, ia...

GadgetTeknologi

WhatsApp Segera Rilis Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Nomor HP? Ini Dampaknya!

Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...

BisnisCilacap

Paragraf Coffee Service, Bisnis Kopi Tanpa Grand Opening, Kenapa Justru Lebih Laris di Cilacap?

Cilacap - Tren baru terlihat di industri kopi lokal. Romi selaku pakar branding usaha di Cilacap kini memilih membuka usaha dengan konsep tanpa...

BanjarnegaraBisnis

Harga Cabai Tembus Rp100 Ribu, Petani Banjarnegara Raup Untung dari Panen Melimpah

Banjarnegara — Harga cabai yang melonjak hingga Rp85 ribu–Rp100 ribu per kilogram membawa berkah bagi para petani di Desa Kecitran, Kecamatan Purwareja Klampok,...

BanjarnegaraBisnisEkonomi

Banjarnegara Extravaganza 455: Hiburan Rakyat Picu Ledakan Ekonomi Lokal

Banjarnegara — Ribuan warga memadati Alun-alun Banjarnegara pada puncak perayaan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banjarnegara, Sabtu malam (4/4/2026). Gelaran bertajuk Banjarnegara Extravaganza ini...

BisnisCilacap

Wisata Petik Melon Premium Organik di Mernek, Maos, Cilacap, Gratis Masuk Saat Lebaran

Cilacap — Alternatif wisata keluarga saat momen Lebaran hadir di Kabupaten Cilacap. Sebuah program wisata petik melon premium organik langsung dari greenhouse digelar...

Bisnis

Alfamart Gandeng Layar Digi Hadirkan Bioskop Mini, Tiket Mulai Rp15 Ribu

Tangerang - Inovasi baru di sektor ritel dan hiburan hadir dari PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart. Perusahaan ini menggandeng Layar Digi...

BencanaNasional

Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat hingga 22 Januari 2026, Gubernur Mualem: Masih Ada Wilayah Terisolasi

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana hidrometeorologi untuk ketiga kalinya. Perpanjangan ini berlaku selama 14 hari, terhitung mulai...

Related Articles
NasionalOtomotif

Investasi Awal Rp 4,8 Triliun, VinFast Resmikan Operasi Pabrik EV di Subang, Perkuat Ambisi Indonesia Jadi Pusat Industri Kendaraan Listrik Global

JAKARTA – Produsen kendaraan listrik asal Vietnam, VinFast, resmi mengoperasikan pabrik kendaraan...

NasionalOtomotif

Toyota Dorong Kendaraan Berbahan Bakar Hidrogen dan Ethanol

Benar bahwa saat ini pemerintah tengah mendorong ketahanan energi diantaranya dengan memanfaatkansumber...

NasionalOtomotifTeknologi

BYD Motor Indonesia Memastikan Pembangunan Pabrik Senilai 16,38 triliun Akan Selesai Di Tahun Ini

PT BYD Motor Indonesia memastikan pembangunan pabrik kendaraan listrik di kawasan industri...

Otomotif

New Carry Jadi Model Mobil Suzuki Terlaris Di 2019

Banyumas Raya Jakarta - Sepanjang 2019 lalu, Suzuki Indomobil Sales (SIS) mencatatkan...