Banyumas Raya

JAKARTA, – Selain mobil kota dan multi purpose vehicle (MPV), ternyata pasar mobil bekas sport utility vehicle (SUV) juga mengalami peningkatan. Kondisi ini dirasakan oleh dua pengusaha mobil bekas sejak awal Agustus 2018 lalu.
Tren pasarnya pun beragam, ada yg SUV tujuh penumpang ada juga yg lima penumpang. Namun bagi SUV tujuh penumpang lebih dominan mencari produk lawas antara tahun 2000 sampai 2008 dengan mesin diesel.
“SUV tujuh penumpang itu paling mendominasi yg mesin diesel, seperti Pajero dan Fortuner. Konsumen lebih tertarik pilih tahun lama karena harga yg jauh lebih murah, contoh bagi Pajero lansiran 2006 sampai 2007 itu pasaran sekitar Rp 200 juta – Rp 230 jutaan,” ucap Senior Manager Marketing pusat mobil bekas WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih ketika dihubungi , Senin (27/8/2018).
Baca juga: Perluasan Ganjil-genap Gairahkan Pasar Mobil Bekas
Meski minat konsumen cukup tinggi, sayangnya unit Pajero atau Fortuner tahun lawas tersebut sedikit langka. Ketika ditanya soal pilihan transmisi, Herjanto menyampaikan tergantung model, buat Fortuner peminatnya masih ada yg memilih transmisi manual, sedangkan Pajero telah pasti matik, karena model manualnya baru keluar sekitar 2016 lalu.
Mobkas SUVTumbuhnya pasar mobil bekas SUV juga dirasakan Teddy pemilik showroom mobil bekas di MGK. Namun buat Teddy lebih ke model SUV beberapa baris atau lima penumpang, yakni Mazda CX5 dan juga Honda HR-V.
Teddy mengatkan HR-V bekas sampai ketika ini masih cukup stabil pasarnya, harga pun masih cukup tinggi, sekitar Rp 250 sampai Rp 255 juta buat model 1.5L tipe teratas tahun 2016. Sementara buat Mazda CX-5 sendiri berkisar Rp 230-240 jutaan buat lansiran 2013.
“CX-5 memang harganya kelihatan tinggi padahal itu telah turun, karena secara segmen dia lebih mewah. Kalau HR-V ini peminatnya rata-rata peralihan dari Honda Jazz, jadi mereka mau naik kelas pakai HR-V tetapi dengan mesin yg sama seperti Jazz dengan anggapan lebih murah dari perawatannya,” ucap Teddy.
Baca juga: Sampai Melibatkan Dukun, Cerita Pembeli Mobkas Efek Ganjil-Genap
Honda HR-V Mugen.Sementara buat pasar Rush dan Terios sendiri diakui sangat sepi peminat, bahkan rata-rata pedangan jarang yg mau mengambil stok kedua medium SUV tersebut. Contohnya seperti yg diutarakan Ridwan dari salah sesuatu showroom mobil bekas di Pisangan, Jakarta Timur. Menurut Ridwan, Terios dan Rush telah kalah saing secara model.
“Peminatnya kurang, padahal harga telah miring. Untuk tahun 2014 saja itu setara dengan Avanza tahun 2016, sekitar Rp 165 jutaan dengan keadaan yg bagus ya, pajak juga hidup semua,” kata Ridwan.
Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

