Banyumas Raya

Wolfsburg – Boss Volkswagen (VW) Group, Herbert Diess, meyakini pergeseran produksi mobil konvensional ke era kendaraan listrik tak mulai mengurangi pendapatan perusahaan.
“Kami tak mengharapkan penurunan margin. Keuntungan kita adalah segala merek di bawah naungan kita milik platform yg sama pada produk listrik dan baterai, yg sama-sama kita beli di China,” kata dia kepada surat kabar Italia, La Repubblica, seperti dilansir Reuters.
Diess mengatakan, grup raksasa otomotif Jerman yg menaungi banyak merek itu telah menargetkan penjualan 20 ribu unit Audi e-Tron pada 2019.
Dia juga mengklaim bahwa Porsche, yg juga di bawah naungan VW Group, sudah menjual habis model Taycan edisi pertama.
Sedangkan pesanan bagi mobil listrik VW ID3 yg baru diluncurkan pada tahun ini, telah masuk dapur produksi buat dilakukan hingga pertengahan 2020, kata Diess.
Pada pameran mobil Frankfurt Motor Show 2019 September lalu, pembuat mobil Jerman itu memajang berbagai macam kendaraan sport utility vehicle (SUV) berpenggerak listrik guna menjawab kritik atas mobil bermesin besar yg boros bensin.
Diess juga mengaku prihatin atas perang dagang AS dan China, yg menyebabkan penurunan penjualan Volkswagen di Negeri Tirai Bambu itu.
Meski demikian, dia menyatakan mulai tetap serius menggarap pasar China sebagai market otomotif terbesar di dunia. [ikh]
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

