Banyumas Raya

SOLO, – Datsun Cross sejatinya yaitu compact crossover yg dikembangkan memakai basis sama dengan saudaranya yg berstatus mobil murah, yakni Go+.
Meski platform sama, bukan berarti sensasi berkendara dari Cross sama seperti produk-produk Datsun lainnya yg beredar di Indonesia.
Pengalaman itulah yg dirasakan kru ketika menjajal ruas Tol Trans Jawa dalam rangkaian tur Merapah Trans Jawa 3.
Baca juga: Rem Parkir Datsun Cross Tak Jadul Lagi
Foto udara simpang susun Caruban dari Proyek Jalan Tol Ngawi-Kertosono di Jawa Timur, Senin (4/6/2018). Jalan Tol Ngawi-Kertosono ruas Ngawi-Wilangan sudah sah beroperasi dan dirancang sepanjang total 87,02 kilometer, Jalan Tol Ngawi-Kertosono dibagi dalam empat seksi pengerjaan.Memanfaatkan ruas tol fungsional yg belum dibuka buat umum, kita sempat menguji kemampuan Cross bertransmisi continously variable transmission (CVT) ketika digeber dalam kecepatan tinggi.
Rute yg dipilih adalah dari Solo ke Mojokerto, tepatnya di ruas tol Sragen-Ngawi.
Dua unit Datsun Cross yg digunakan kru dalam perjalanan Merapah Trans Jawa 3.Cross bertransmisi CVT menggendong mesin 1.200 cc, di atas kertas bisa menghasilkan tenaga 78 Tk dengan torsi 104 Nm.
Akselerasi dapat dibilang tidak terlalu cepat.
Karena itu butuh lintasan panjang dan benar-benar sepi bagi mampu mendapatkan kemampuan maksimal dalam hal kecepatan dari mobil ini.
Berkat dorongan fitur over drive, hasilnya, mobil ini ternyata dapat digeber hingga kecepatan maksimal 160 kilometer per jam.
Tak hanya itu, efek limbung juga sama sekali tidak dirasakan ketika kecepatan stabil di 120-140 Kpj. Tapi ingat, pengujian ini dikerjakan dengan mempertimbangkan keadaan jalan yg relatif sepi dari pengguna jalan lain, karena belum dibuka buat umum.
Baca juga: Tes Datsun Cross, Bising, Limbung, dan Getar Berkurang Drastis
Kecepatan Datsun Cross yg menunjukan angka 160 kilometer per jam ketika dites di ruas tol Sragen-Ngawi dalam tur Merapah Trans Jawa 3.Cross diketahui memakai suspensi depan pivot ganda lower arm, sedangkan bagian belakangnya twist beam.
Mobil ini juga milik sistem vehicle dynamics control (VDC) yg bertugas mengkoordinasikan traction control system (TCS), anti-lock braking system (ABS) dengan electronic brake-force distribution (EBD), dan brake-limited slip differential (B-LSD).
Baca juga: Insinyur Datsun Jamin Datsun Cross Tak Getar Lagi
Sedereret fitur tersebut membuat Cross relatif nyaman dan cukup aman dikendarai dalam kecepatan tinggi, dan tentunya tidak dapat disamakan dengan Datsun-datsun lainnya.
Simak selalu kemampuan lainnya dari Datsun Cross ketika menjajal ruas tol Trans Jawa selama perjalanan Merapah Trans Jawa 3.
Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

