Banyumas Raya
Moskow (ANTARA News) – Perusahaan otomotif punya negara Rusia launching kendaraan mewah bernama “Aurus Senat” yg mengincar konsumen dari kalangan kaya raya dan pejabat, serta menjadi mobil kepresidenan Vladimir Putin.
Aurus Senat versi limusin yaitu kendaraan yg digunakan presiden Putin buat pelantikannya pada Mei lalu, menandai kembalinya era mobil buatan dalam negeri, setelah presiden Rusia itu sempat memakai Mercedes-Benz S600.
Aurus diperkenalkan di Moskow secara segera oleh Menteri Perdagangan Rusia, Denis Manturov, pada Rabu (29/8) dengan menghadirkan beberapa model yakni sebuah limusin dan sedan berukuran lebih kecil.
Produsen Aurus kepada AFP menyampaikan bahwa mobil berdesain khas Soviet itu memang diproduksi bagi kalangan pejabat, dan pihak Kremlin telah menerima sejumlah kendaraan.
Kepala perancang mobil itu, Vadim Pereverzev, menyampaikan riset pasar di Rusia memperlihatkan “ada permintaan buat produk berkualitas dan berteknologi tinggi yg dibuat di negara kami, khususnya buat mobil kelas seperti itu.”
“Konsumen mobil seperti itu, Anda dapat menyampaikan mereka lelah dengan Rolls-Royce, Mercedes dan Maybach,” kata Pereverzev yg pernah bekerja bagi merek-merek Italia termasuk Fiat.
Peluncuran ini dikerjakan dua hari setelah pembuat senjata Kalashnikov mengejutkan pengamat dengan menghadirkan mobil listrik baru berdesain retro.
Baca juga: Kalashnikov CV-1, mobil listrik Rusia penantang Telsa
Mobil listrik Rusia Kalashnikov CV-1. (KALASHNIKOV MEDIA/AFP/HO)
Desain era Soviet
Pereverzev mengakui desain Limousine Aurus terpengaruh dari model ZIS yg dibuat buat pimpinan Soviet Joseph Stalin, yg menampilkan grille krom yg sangat besar di bagian muka mobil.
“Saya mulai menyampaikan bahwa itu adalah era yg mengilhami desainer kita — sebuah era pencapaian besar oleh negara kalian saat mobil seperti ZIS muncul,” kata Pereverzev.
Mobil-mobil itu dikembangkan oleh perusahaan negara yg disebut NAMI, yg mengendalikan saham merek Aurus, bersama dengan kelompok otomotif Rusia Sollers.
Rusia mendanai proyek sekitar 12 miliar rubel (176 juta dolar AS).
Ada juga investor dari Uni Emirat Arab, Tawazun, yg menginvestasikan 110 juta euro, kata Manturov.
Merek ini diharapkan mampu menarik orang-orang kaya Rusia maupun pelanggan internasional yg ketika ini memilih model buatan Barat.
“Kami tak mulai menjual kendaraan ini cuma di Rusia, kalian mulai menjualnya ke luar negeri,” kata CEO merek Aurus, Franz Gerhard Hilgert, dalam presentasinya.
Harga model mulai “berada di suatu tempat antara Mercedes dan Rolls-Royce”, kata Hilgert.
Penerjemah: Alviansyah Pasaribu
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © 2018
Sumber: http://www.antaranews.com
BanyumasRaya.com

