Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Banyumas Raya

New Delhi – Kia dan Hyundai kabarnya tengah mempertimbangkan kendaraan listrik (EV) dengan biaya rendah bagi pasar India. Hal ini dimaksudkan buat mendukung Pemerintah India di bawah skema FAME II.
Dalam beberapa tahun ke depan Kia Corps berencana bagi launching empat model baru di India, termasuk dari SUV Seltos yg mulai datang. Meski demikian, perusahaan otomotif yang berasal Korea Selatan itu menyampaikan buat proyek kendaraan listrik tersebut mulai menjadi yg proyek terpisah.
“Kami masih bekerja tentang cara membuat EV berbiaya rendah. Saya sedang mempertimbangkan bagi mengembangkan EV bagi pasar India bersama dengan Hyundai,” kata Han-Woo Park, Presiden dan CEO Kia Motors Corporation, seperti dilansir Economic Times, Senin (24/6/2019).
Saat ditanya apakah EV berbiaya rendah mulai menjadi salah sesuatu dari empat model yg mulai diperkenalkan di India dalam beberapa tahun mendatang, dia berkata tidak.
“Ini terpisah. Ini bukan salah sesuatu dari mereka,” ungkap Park.
Pada 2018 Auto Expo, Kia sudah mengumumkan bahwa mereka berencana bagi memperkenalkan beragam kendaraan di India, termasuk kendaraan listrik kompak eksklusif India antara tahun 2019 dan 2021.
Park mengatakan, Kia Motors telah memiliki dua produk buat hybrid, plug-in-hybrid, kendaraan listrik dan kendaraan sel bahan bakar yg dijual secara global.
“Kami bersiap bagi memperkenalkan mobil EV di India tapi itu tergantung pada infrastruktur NSE 1,31 persen dan kebijakan dukungan pemerintah. Ketika pasar tepat, kalian mulai memperkenalkan EV kapan saja ke India,” imbuh dia.
Di sisi lain, Hyundai siap bagi launching SUV Kona listriknya di India bulan depan.
Park menjelaskan bahwa ketika ini biaya EV sangat tinggi, terutama buat pasar India dan tanpa dukungan pemerintah mulai menjadi tantangan besar buat menjual EV di sini.
“Tahun lalu, skema FAME II diumumkan, mendukung terutama kendaraan roda beberapa dan roda tiga … Itu tak termasuk kendaraan roda empat buat penggunaan pribadi,” jelasnya.
Ketika ditanya apakah Kia ingin EV bagi penggunaan pribadi dipertimbangkan bagi dukungan pemerintah, dia menjawab, “Ya, tanpa dukungan pemerintah itu tak mungkin. Harganya terlalu tinggi. Tidak ada yg mau membeli EV.”
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) akan menjangkau seluruh aktivitas usaha masyarakat, termasuk pelaku usaha yang menjalankan...
JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...
JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...
JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...
JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...
JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...
Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...
Semarang — Jawa Tengah bersiap menghadirkan lompatan besar di sektor ketahanan pangan nasional melalui pembangunan mega farm sapi perah terbesar di Indonesia. Proyek...
Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tidak membutuhkan bantuan dana dari International Monetary Fund (IMF) di tengah ketidakpastian ekonomi global....
JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya memberikan penjelasan terkait penahanan Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa yang dilakukan...
JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola...
JAKARTA – Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, digeledah penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (3/6/2026). Penggeledahan tersebut...
GAZA – Warga Palestina berkumpul di Gaza untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin Hamas, Mohammed Odeh, yang dilaporkan gugur dalam serangan yang disebut...
TAIPEI – Kenangan Coffee resmi memperluas ekspansi internasionalnya dengan membuka gerai perdana di Taipei. Langkah ini menandai strategi agresif brand kopi asal Indonesia...
Di tengah meningkatnya isu perubahan iklim, polusi, hingga krisis energi, dunia kerja mulai bergerak menuju arah baru yang lebih berkelanjutan. Salah satu konsep...
Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahan tersebut, ia...
Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...
JAKARTA – Produsen kendaraan listrik asal Vietnam, VinFast, resmi mengoperasikan pabrik kendaraan...
Benar bahwa saat ini pemerintah tengah mendorong ketahanan energi diantaranya dengan memanfaatkansumber...
PT BYD Motor Indonesia memastikan pembangunan pabrik kendaraan listrik di kawasan industri...
Banyumas Raya Jakarta - Sepanjang 2019 lalu, Suzuki Indomobil Sales (SIS) mencatatkan...