Banyumas Raya

Palo Alto – Tesla Inc mulai memperbarui software baterainya setelah beberapa kebakaran yg terjadi pada Model S di Shanghai dan Hong Kong.
Hingga kini, beberapa kebakaran mobil listrik buatan AS itu masih diselidiki penyebabnya.
“Ketika kita melanjutkan penyelidikan tentang penyebab utama, karena sangat hati-hati, kalian merevisi pengaturan biaya dan manajemen termal pada kendaraan Model S dan Model X melalui pembaruan perangkat lunak yg akan diluncurkan hari ini, bagi menolong melindungi dan meningkatkan usia baterai,” kata Tesla dalam pernyataannya yg dilansir Reuters.
Tesla Model S terbakar di tempat parkir pusat perbelanjaan di Hong Kong, menurut warta media lokal pada Selasa (14/5/2019). Mobil listrik itu terbakar 30 menit setelah diparkir di distrik San Po Kong. Pada rekaman CCTV kelihatan ada tiga ledakan pada kebakaran itu.
Tesla mengatakan, penyelidikan pihak berwenang atas insiden itu sudah menemukan dua modul baterai mobil yg terbakar, namun sebagian besar paket baterai tak rusak.
Sejak 2013, terdapat 14 masalah kebakaran yg menimpa mobil Tesla. Kebanyakan dari masalah itu bermula dari kecelakaan, demikian laporan Reuters.
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

