Banyumas Raya

JAKARTA, – Produk kendaraan multiguna Mitsubishi, Xpander, Juni 2018 angka distribusinya mengalami penurunan dibandingkan rivalnya Avanza.
Dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( GAIKINDO), Xpander mencatatkan angka 3.279 unit sedangkan Avanza berhasil mencatatkan 4.648 unit.
Direktur Penjualan dan Pemasaran PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Irwan Kuncora menjelaskan keadaan distribusi di Juni 2018 adalah keadaan yg normal. Ia mengungkapkan keadaan tersebut bukan keadaan pasar yg sebenarnya.
“Juni bukan real market. Di Juni kan ada lebaran, seasonal,” ucap Irwan ketika ditemui di Serang, Banten, Selasa (17/7/2018).
Irwan mengungkapkan di bulan tersebut keadaan yg mempengaruhi seperti hari kerja yg jadi lebih pendek serta ada pembatasan dalam hal pengiriman. Itu sebabnya keadaan Juni tak bisa menggambarkan permintaan atau penjualan yg sesungguhnya.
Baca juga: Ini Penyebab Harga Xpander dan Pajero Naik
“Juni itu penurunannya sebesar 30 sampai 40 persen. Wajar ya. Rata-rata wholesale di 6.000 unit. Kami percaya mulai kembali normal pada Juli,” ucap Irwan.
Irwan mengungkapkan keadaan kejar-kejaran buat produsen adalah sesuatu hal yg wajar.
“Tapi yaitu sesuatu keberhasilan kala kami bisa bersaing di posisi atas. Kita pendatang baru, challenger. Mereka telah pemain lama telah cukup kuat,” ucap Irwan.
Capaian Xpander selama semester pertama tercatat memuaskan dengan berada di posisi terdepan menggenggam 30,02 persen market share atau mencapai 39.948 unit. Avanza tercatat dengan perolehan 39.455 unit ata sekitar 29,65 persen market share.
LMPV Semester I/2018 (diolah dari data Gaikindo).Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

