Banyumas Raya

Montreal – Sebuah mobil listrik Hyundai Kona dilaporkan meledak di garasi pemiliknya di Montreal, Kanada, akhir minggu lalu. Ledakan itu menghancurkan bagian depan mobil buatan Korea Selatan itu hingga berantakan.
Petugas pemadam kebakaran Montreal sedang menyelidiki ledakan yg menyebabkan pintu garansi terlempar hingga ke seberang jalan. Beruntung, tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
CBC melaporkan bahwa sang pemilik mobil, Piero Cosentino, melihat kepulan gelap asap keluar dari garasinya.
“Begitu aku melihat itu, aku segera mematikan sakelar (listrik),” kata Cosentino yg mengaku membeli Hyundai Kona EV itu pada Maret lalu.
Dia juga menjelaskan bahwa mobilnya itu tak sedang dalam diisi daya baterai. Dia pun bersikeras bahwa charging ketika itu tak terpasang.
Mobil listrik yg ditenagai baterai lithium dan dua di antaranya dapat terlalu panas saat berada pada suhu ekstrem.

Louise Desrosiers dari dinas pemadam kebakaran di Montreal menyampaikan bahwa sepertinya tak ada faktor yang lain di dalam garasi yg mampu menyebabkan ledakan.
Foto garasi yg jebol berantakan dan mobil Kona EV yg bagian kap depannya hancur dalam insiden itu pun tersebar di Internet setelah sejumlah media lokal melaporkan.
Di pasar Amerika Utara, Hyundai Kona EV dipasarkan dalam tiga varian, yakni SEL, Limited, dan Ultimate, dengan harga juga akan US$26.950 atau sekitar Rp380 juta. Mobil ini dibekali motor listrik bertenaga 150 kW dan bisa menjangkau 415 km dalam sesuatu kali pengisian daya baterai penuh.
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

