Banyumas Raya

Detroit – Honda Motor Co mulai melakukan penarikan unit bagi perbaikan, atau biasa disebut recall, terhadap sekitar 137.000 unit Honda CR-V di AS, menyusul laporan adanya persoalan pada airbag.
Reuters melaporkan, Honda mulai menarik kembali CR-V produksi 2019 bagi menggantikan kabel kawat kemudi dan gulungan kabel sistem pengekang tambahan setelah enam airbag pengemudi mengembang secara mendadak bukan akibat kecelakaan.
Pabrikan yang berasal Jepang itu mengklaim tak ada laporan kecelakaan terkait permasalahan tersebut. Tapi, penarikan CR-V itu mencakup 118.000 unit di AS dan 19.000 unit di Korea Selatan dan Kanada.
Gerinda logam pada permukaan interior dari kemudi bisa mengakibatkan kerusakan yg menyebabkan korsleting dan komponen yg terlalu panas.
Masalah itu berbeda dengan serangkaian penarikan kembali yg sudah dikerjakan Honda selama dekade terakhir bagi mengganti lebih dari 21 juta inflator airbag Takata yg rusak di sekitar 12,9 juta kendaraan di AS yg menurut Honda bertanggung jawab atas 14 kematian di AS.
Honda juga menyampaikan sedang menarik kembali 19.000 kendaraan di AS yg mungkin memiliki pengganti inflator Takata yg tak dipasang dengan benar sebelum Mei 2018.
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

