Banyumas Raya

San Francisco – Hakim Pengadilan Federal San Francisco, California, AS, buat kedua kalinya menolak gugatan dari pemegang saham Tesla Inc yg menuduh perusahaan produsen kendaraan listrik itu mengeluarkan komentar menyesatkan tentang status produksi mobil Model 3.
Reuters melansir, hakim Charles Breyer memihak kepada Tesla, dengan menolak gugatan yg diajukan pada Oktober 2017 tersebut.
Breyer menolak gugatan itu pada Agustus lalu, namun mengizinkan penggugat melakukan perbaikan materi.
Upaya hukum tersebut diajukan menjadi gugatan perwakilan kelompok (class action) buat para pemegang saham yg membeli saham Tesla antara Mei 2016 dan Oktober 2017.
Disebutkan bahwa pemegang saham membeli saham yg ‘harganya meningkat secara artifisial’ karena Musk dan eksekutif lainnya menyesatkan mereka dengan pernyataan bullish tentang produksi Model 3.
Pihak Tesla dianggap gagal mengungkapkan bahwa perusahaan ‘sangat tak siap’ buat produksi kendaraan itu.
Tesla dalam pembelaannya menyebut adanya tantangan dalam produksi Model 3, termasuk pernyataan yg disampaikan Musk berulang-ulang bahwa Tesla sedang menghadapi ‘neraka produksi’.
Breyer menulis bahwa tuduhan penipuan yg diajukan para pemegang saham itu mengabaikan ‘peringatan berulang dari Tesla tentang risiko produksi Model 3’.
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

