Banyumas Raya

Paris – Renault menggelar pemeriksaan internal terkait laporan yg menyebutkan bahwa bekas pimpinannya, Carlos Ghosn, diduga menggunakan dana perusahaan buat pesta pernikahan mewah di Istana Versailles, Prancis, pada 2016 lalu.
Ghosn menggelar resepsi pernikahan keduanya di Grand Trianon Versailles pada 8 Oktober 2016. Acara itu sempat menarik perhatian publik karena kemewahan dan kostum bertema Marie Antoinette yg dikenakan Carole Ghosn, sang istri.
Renault menyatakan mulai melaporkan hasil penyelidikan internal itu kepada jaksa penuntut di Jepang, kendati ketika ini mereka belum menemukan adanya penyimpangan.
“Arena buat acara di Versailles tersedia untuknya tanpa biaya, dan Ghosn tak menyadari bahwa penggunaan ruang itu mulai dibebankan kepada Renault,” kata pengacara Ghosn yg berbasis di Prancis, Jean-Yves Leborgne, melalui email, seperti dilansir Reuters.
“Carlos Ghosn membayar segala biaya pernikahannya,” tambah dia.
Di sisi lain, dalam sebuah pernyataan pada minggu lalu, Renault menemukan bahwa Ghosn diberi tunjangan pribadi senilai 50.000 euro berdasarkan ketentuan kontrak sponsor dengan Chateau de Versailles.
“Renault menetapkan membawa temuan ini agar menjadi perhatian otoritas kehakiman,” kata perusahaan otomotif Prancis itu.
Sebelum pernikahan yg digelar pada 2016 itu, Renault sepakat mensponsori 2,3 juta euro bagi merenovasi Versailles dengan syarat Renault mulai mendapatkan pemasukan dari sebuah layanan senilai 575.000 euro, kata sumber anonim kepada Reuters.
Namun biaya sewa bagi pernikahan Ghosn ternyata dibayarkan dari pendapatan yg semestinya didapat Renault.
Renault sudah melengserkan Ghosn dari posisi pimpinan pada 24 Januari lalu, beberapa bulan setelah taipan Prancis berdarah Brasil-Lebanon itu ditangkap di Jepang atas tuduhan pelanggaran keuangan di Nissan.
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

