Banyumas Raya

LE MANS, – Menjadi yg tercepat di sesi latihan bebas FP2 dan FP3 nyatanya tidak begitu ketika kualifikasi. Maverick Vinales yg bersiap bangkit di GP Le Mans, harus start dari tempat yg kurang menguntungkan yakni di posisi ke-11.
Kesalahan Vinales terjadi di kualifikasi Q2, keluar memakai ban slick saat keadaan trek telah terlalu basah. Saat hujan akan deras dan dia menukar dengan ban basah, catatan waktunya telah tertinggal dari pebalap yg lain.
Baca juga: Sempat Terjatuh, Marquez Tetap Start Terdepan di GP Perancis
“Kami tidak tahu mau pakai ban kering atau basah. Akhirnya kalian pilih ban kering buat coba beberapa atau tiga lap yg yaitu waktu terbaik melakukan lap ketika itu. Saya berharap hasilnya dapat lebih baik ketika melakukan lap terakhir,” kata Vinales melansir Crash.net.
Hasilnya pun mengecewakan, bertolak belakang dari hasil rekan setimnya Valentino Rossi. The Doctor yg memakai ban basah di kualifikasi Q2 mampu melesat dan mulai start dari posisi ke-5
“Alasannya strateginya. Saya pikir kita membuat kesalahan besar dengan strategi di Q2. Tapi itu telah terjadi, tetapi kita harus menerimanya, sehingga tak masuk akal bagi akan marah ketika ini,” katanya.
Baca juga: Dimas Ekky Belum Maksimal, Jorge Navarro Balapan Terdepan di Moto2
Vinales tak mau terpaku pada hasil kualifikasi, dalam balapan apapun mampu terjadi. Dia membuktikan dapat jadi ancaman selama sesi latihan bebas, dan tetap mengincar kursi podium Le Mans seperti tahun 2017.
“Kami memiliki ritme yg baik. Misi kalian adalah buat coba dan naik podium. Dalam perlombaan kalian mulai coba bagi mendorong dan melihat apa yg dapat kami capai dalam perlombaan hari Minggu,” kata Vinales.
Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

