Banyumas Raya

JAKARTA, – Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mulai menggelar event balap bertajuk Yamaha Endurance Festival 2018 di Sirkuit Sentul, Bogor pada 29-30 September akhir minggu ini. Yamaha Endurance Festival yaitu event balap buat uji ketahanan yg terinspirasi dari Suzuka 8 Hours.
YIMM menyatakan Yamaha Endurance Festival jadi kompetisi endurance selama 1-2 jam yg pertama kali dihadirkan pabrikan di tanah air. Pada ajang ini, cara start mulai mengadopsi seperti balap uji ketahanan Le Mans 24 Hours.
Nantinya para pebalap mulai memulai start dengan berdiri di samping trek, berseberangan dengan motor yg sudah disusun sesuai dengan hasil grid position. Ketika lampu start padam dan sirine menyala, para rider harus berlari ke motornya dan menghidupkan mesin buat memulai balapan. Sementara itu buat pengisian bahan bakar, pebalap mulai diwajibkan masuk ke area paddock (out of the fuel).
Baca juga: Untuk Keempat Kalinya, Yamaha Menangi Suzuka 8 Hours
Yamaha Sunday Race 2018 seri 2 resmi dibuka di Sirkuit Internasional Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/5/2018).“Yamaha Endurance Festival 2018 mulai menjadi pengalaman berbeda dan spesial untuk para teman-teman komunitas ataupun pebalap profesional yg ambil bagian. Tentu saja ini yaitu langkah inovatif karena event tersebut baru pertama kali dikerjakan oleh pabrikan motor di Indonesia,” kata General Manager After Sales and Motorsport YIMM Muhammad Abidin melalui informasi tertulis Yamaha Racing Indonesia, Selasa (25/9/2018).
Peserta balap Yamaha Endurance Festival mulai terbagi atas dua kelompok, masing-masing Comm Pro, Comm A, dan Comm B. Pengelompokannya mulai mengacu data pada penyelenggaraan Yamaha Sunday Race 2018.
Baca juga: Ferrari “Gerah” dengan F1, Bidik Le Mans 24 jam
Untuk regulasi lomba, balap ini mulai menghadirkan tiga kategori kelas, merupakan Open Class 250 cc (2 hour); Community 250 cc (1 hour); dan kelas Community 150 cc (1 hour).
Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

