Banyumas Raya

JAKARTA, – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly melantik sekitar 100 pejabat eselon II di kementeriannya. Dalam kesempatan itu, Yasonna berpesan agar para pejabat yg dilantik mewujudkan pelayanan bebas korupsi.
“Segera wujudkan pelayanan bebas dari korupsi dimulai dari birokorasi bersih di tempat kerja Saudara,” kata Yasonna, dalam pidato pelantikan di Graha Pengayom, Kementerian Hukum dan HAM, Kuningan, Jakarta, Rabu (14/3/2018).
Yasonna juga menekankan agar para pejabat yg dilantik itu menjaga integritas, menghindari diri dari perbuatan tercela, melakukan tata kelola pemerintahan yg baik, dan menjalankan amanah dalam bertugas.
Selain itu, para pejabat yg dilantik itu diminta bagi meningkatkan kinerja dan melakukan langkah strategis di tempat kerjanya yg baru.
(Baca juga: Kemenkumham Minta Calon Sipir Tak Ikut “Permainan” di Lapas)
Pejabat eselon yg dilantik menjadi kepala kantor wilayah atau kepala divisi misalnya, harus dapat membangun kerja sama dengan pihak atau instansi di luar Kemenkumham, seperti dengan Kapolda, Kajati, Gubernur dan lainnya di wilayahnya.
Kemudian, lanjut Yasonna, mereka juga harus mampu menjadi inspirasi untuk anak buahnya bagi bekerja keras.
Seusai acara pelantikan, Yasonna mengatakan, dirinya berharap para pejabat itu bisa mengimplementasikan penerapan e-goverment dalam memperbaiki dan mempercepat kinerja Kemenkumham.
“Jadi seluruh pelayanan-pelayanan publik harus telah semakin lebih baik. Kalau yg di (Ditjen) Pemasyarakatan, harus betul-betul membuat lembaga pemasyarakatan tempat dia bekerja menjadi lebih baik, mengatasi masalah-masalah narkoba, dan lain-lain,” ujar Yasonna.
Menurut dia, rotasi dan mutasi ini yaitu satu yg biasa bagi penyegaran dan kebutuhan organisasi. Harapan, para pejabat itu bisa meningkatkan kinerja mereka lebih baik lagi.
Sumber: http://nasional.kompas.com
BanyumasRaya.com

