Banyumas Raya

JAKARTA, – Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dian Fatwa, menyampaikan pihaknya mulai tiba ke Bawaslu membawa bukti-bukti kesalahan input data dalam Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng), Kamis (2/5/2019).
Dian mengatakan, hari ini tim relawan IT BPN sudah mengumpulkan 13.031 kesalahan dari 225.818 TPS.
“Jadi besok tiba ke Bawaslu bukti-bukti itu kami bawa. Total yg telah di cek 225.818 TPS, 13.031kesalahan perhari ini,” kata Dian ketika dihubungi , Rabu (1/5/2019).
Baca juga: Relawan IT BPN Klaim Temukan 9.440 Kesalahan Input Data ke Situng KPU
Dian mengatakan, anggota relawan IT BPN mulai didampingi pengacara buat memperlihatkan bukti-bukti kesalahan input data tersebut ke Bawaslu.
“Besok ada Mustofa ada nanti didampingi oleh dua lawyers yg buat memperlihatkan aku lupa dua nama karena itu tim relawan ya,” ujarnya.
Sebelumnya, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra membantah pernyataan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yg menyebut kesalahan entry data Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) mencapai ribuan kali.
Baca juga: Agar Tak Gaduh, TKN Ajak BPN Laporkan Temuan Dugaan Kecurangan ke Bawaslu
Kesalahan entry data Situng, kata dia, berada di kisaran angka 140.
“(Kesalahan entry data Situng) enggak sampai ribuan, baru 140-an,” kata Ilham ketika ditemui di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (30/4/2019).
Ilham meminta, seandainya BPN menemukan ada entrydata yg salah atau tak sinkron antara scan formulir C1 dengan yg tertera di Situng, maka sebaiknya dilaporkan ke KPU.
Jika benar ada kesalahan, maka KPU mulai melakukan koreksi.
“Mana kalau ada datanya? Mana? Ayo, laporkan aja ke kita, kalian cocokan,” ujar Ilham.
Sumber: http://nasional.kompas.com
BanyumasRaya.com

