Jemaat Ahmadiyah Merasa Jadi Komoditas Kepentingan Tertentu

oleh -128 Dilihat

Banyumas Raya

JAKARTA, – Warga Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) di Kecamatan Sekra, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi sasaran penyerangan pada Sabtu-Minggu, 19-20 Mei 2018 lalu.

Sebanyak 8 rumah hancur, mengakibatkan 24 orang yg terdiri dari 21 orang wanita dan anak-anak serta 3 orang pria dewasa, kehilangan tempat tinggal dan harta benda.

Baca juga: Yenny Wahid Sebut Beda Akidah Bukan Berarti Boleh Serang Jemaat Ahmadiyah

Juru bicara JAI Yendra Budiana menyatakan, hingga ketika ini belum diketahui siapa pelaku penyerangan dan perusakan rumah warga Ahmadiyah tersebut. Penyerangan tersebut pun bukan pertama kalinya terjadi di Lombok Timur.

“Di Lombok Timur tahun 2017, kecamatannya beda tetapi kabupatennya sama, dikerjakan oleh pihak yg tanda kutip warga,” ujar Yendra dalam konferensi pers di Kantor Komnas Perempuan, Jakarta, Senin (21/5/2018).

Baca juga: Soal Konflik Warga dan Ahmadiyah, Lombok Timur Diminta Belajar dari Wonosobo

Yendra menyebut, berbekal pengalaman sejak tahun 2005 hingga sekarang, pelaku penyerangan terhadap warga Ahmadiyah sebenarnya adalah korban provokasi paham kebencian dan kekerasan. Oleh karena itu, perlu dicari aktor besar di belakangnya.

“Tidak cuma lihat pelaku di lapangan, tetapi ada aktor besar di belakangnya,” sebut Yendra.

Ia mengungkapkan, terkait motif penyerangan, ia memandang warga Ahmadiyah layaknya komoditas bagi kepentingan tertentu.

Baca juga: Sebelum Rumahnya Dirusak, Warga Ahmadiyah di Lombok Diminta Bertobat

Warga Ahmadiyah, sebut Yendra, seperti menunggu antrian giliran menjadi komoditas tersebut. Apalagi jelang pesta demokrasi, pilkada dan pilpres.

Ia mengaku, pihaknya telah mempersiapkan diri secara mental.

“Sudah mau pilkada dan pilpres, kalian siapkan diri secara mental buat menghadapi,” tutur Yendra.

TV Aparat TNI dan Polri Lombok Timur menolong membersihkan rumah warga yg menjadi sasaran amuk massa dalam beberapa hari.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://nasional.kompas.com
BanyumasRaya.com

No More Posts Available.

No more pages to load.