Banyumas Raya

Orientasi seksual mampu berdampak ke banyak segi dalam kehidupan seseorang. Sebuah penelitian membuktikan bahwa orientasi seksual pun dapat mempengaruhi kesehatan.
- Ditentang orang tua karena lesbian, anak Jackie Chan jadi tunawisma
- Kuras Rp 86,1 juta dari ATM kekasih, wanita pecinta sejenis dicokok polisi
- ‘Aktivis yg selama ini melakukan kampanye LGBT harus dipidana’
Penelitian yg memakan waktu hingga 24 tahun dan berfokus pada beberapa orientasi seksual, lesbian dan biseksual. Kesimpulannya, wanita dengan beberapa orientasi seksual itu sepertiga lebih rentan terkena diabetes tipe 2.
Penelitian ini menemukan bahwa orientasi seksual kemungkinan dapat ditambahkan dalam faktor risiko yg dapat ditambahkan dalam daftar penyebab diabetes tipe 2.
Wanita lesbian dan biseksual sepertiga lebih rentan terkena diabetes tipe 2. Hal ini diungkap dalam sebuah penelitian yg memakan waktu hingga 24 tahun dan berfokus pada beberapa orientasi seksual tersebut.
Penelitian ini menemukan bahwa orientasi seksual kemungkinan mampu ditambahkan dalam faktor risiko yg mampu ditambahkan dalam daftar penyebab diabetes tipe 2.
“Meskipun temuan ini tak meyakinkan, ada alasan buat mencurigai bahwa mereka mungkin memiliki kesenjangan dalam keadaan kesehatan fisik kronis, termasuk diabetes tipe 2. Mereka lebih rentan karena memiliki faktor risiko seperti obesitas, merokok, alkohol, dan paparan stres,” tulis para peneliti dalam jurnal Diabetes Care.
Stres yaitu salah sesuatu yg paling digarisbawahi. Para peneliti mencatat, hal ini terkait dengan diskriminasi, penganiayaan, serta tekanan psikologis lebih tinggi pada kelompok tersebut.
Faktor ini berkontribusi signifikan terhadap persoalan yg lebih tinggi dalam bidang kesehatan para wanita.
Sumber: Liputan6.com [ita]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

