Kesehatan

Tingkatkan Kesehatan Setiap Warga

Share
Share

Banyumas Raya

New Delhi – Badan Kesehatan Dunia (WHO) hari ini mengajak segala negara anggotanya di Asia Tenggara buat meningkatkan upaya menuju tercapainya cakupan kesehatan semesta.

Hal tersebut buat menyediakan pelayanan kesehatan yg bermutu untuk segala orang, kapanpun dan dimanapun mereka memerlukannya, tanpa mengalami kesulitan finansial.

“Cakupan kesehatan semesta adalah landasan untuk peningkatan kesehatan dan kesejahteraan seseorang, dan yaitu hak asasi paling fundamental buat setiap individu. Ini juga utama buat kesejahteraan negara, karena rakyat yg lebih sehat mulai meningkatkan produktivitas ekonomi,” demikian dikatakan Dr Poonam Khetrapal Singh, Direktur Regional WHO bagi Asia Tenggara, berkenaan dengan Hari Kesehatan Sedunia yg dirayakan tanggal 7 April setiap tahunnya, seperti yg dikutip dari siaran pers, Jakarta, Kamis, (05/04/2018).

Tema dari Hari Kesehatan Sedunia (HKS) tahun ini adalah Universal Health Coverage: everyone, everywhere yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia menjadi Cakupan Kesehatan Semesta: Untuk Setiap Warga, Dimanapun Berada.

Cakupan kesehatan semesta atau yg dikenal luas di dunia sebagai universal health coverage (UHC) adalah program penting WHO di Asia Tenggara sejak tahun 2014. Selama dua tahun terakhir, negara-negara anggota WHO sudah melaksanakan berbagai inisiatif guna meningkatkan akses terhadap pelayanan kesehatan dasar, seberapapun besarnya tantangan yg harus dihadapi.

Hampir setengah populasi di Asia Tenggara masih belum sepenuhnya mendapatkan akses terhadap pelayanan kesehatan dasar. Ketidaksetaraan masih terjadi. Mereka yg kurang bisa dan berada di daerah pedesaan memiliki akses yg lebih terbatas daripada mereka yg berpenghasilan tinggi dan hidup di perkotaan.

Setidaknya 65 juta orang berisiko jatuh ke jurang kemiskinan karena harus mengeruk kantung mereka bagi membeli obat, terutama mereka yg menderita penyakit seperti gangguan jantung, diabetes, dan lain-lainnya.

Dr Khetrapal Singh mengatakan, masih diperlukan banyak upaya bagi meningkatkan ketersediaan sumber daya manusia untuk kesehatan serta keterampilan tenaga kesehatan dan tenaga penunjang. Upaya juga diperlukan buat memastikan mereka mau menetap di daerah pedesaan dan daerah yg sulit dicapai, demi memastikan adanya pelayanan kesehatan bermutu buat setiap orang di manapun mereka berada.

“Perencanaan pelayanan kesehatan perlu mempertimbangkan kebutuhan masyarakat,” ujar Dr Singh sembari menginformasikan bahwa di kawasan ini mulai lebih banyak orang berusia di atas 60 tahun daripada di bawah lima tahun, pada tahun 2020.

Populasi yg menua serta makin besarnya beban penyakit tak menular, membuat pelayanan terdepan perlu berfokus pada deteksi dini dan pemberian tindakan medis yg tepat waktu.

Meningkatkan akses terhadap obat-obatan esensial yg bermutu dengan harga terjangkau juga sangat penting. Membayar segera dari kantung sendiri bagi obat-obatan adalah penyebab penting fenomena jatuh miskin karena membiayai persoalan kesehatan.

UHC mencakup semua pelayanan kesehatan esensial yg bermutu, dari promosi kesehatan hingga upaya pencegahan penyakit, pengobatan, rehabilitasi dan pelayanan paliatif.

Memastikan terlaksananya UHC mulai mendukung penguatan keamanan kesehatan dengan semakin mudahnya mengendalikan penyebaran penyakit menular dan menanggulangi bencana alam secara efektif, mengingat kerentanan wilayah Asia Tenggara terhadap bencana alam.

Negara-negara di kawasan ini sudah berkomitmen buat memantau siapa yg tak terjangkau oleh layanan kesehatan dan apa penyebab ketidakterjangkauan tersebut. Juga dikerjakan evaluasi tahunan terhadap progres UHC dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Butir 3 Kesehatan, di tahun 2030.

UHC dapat tercapai, terutama dengan inisiatif-inisiatif baru yg dilaksanakan dengan segera, yg terkadang perlu disertai reformasi bertahap, ujar Dr Singh.

“Pada Hari Kesehatan Sedunia, kami meninjau kembali dan memutuskan upaya nyata bagi mencapai UHC, bagi merubah kehidupan jutaan orang di semua kawasan Asia Tenggara dan bahkan lebih luas lagi. Kita mulai selalu bekerja keras buat menyediakan layanan kesehatan, untuk setiap warga, dimanapun mereka berada,” kata Dr Khetrapal Singh.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com

Share
-Sponsored-
ads image

Hot Topic

EkonomiNasional

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini, Berikut Dampaknya

JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...

Teknologi

NotePaste: Solusi Berbagi Catatan Online yang Praktis, Cocok untuk Blogger hingga Affiliate Marketing

Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...

EkonomiNasional

Harga Minyakita Segera Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Waktu Dekat

JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...

EkonomiNasional

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibiayai APBN, Pemerintah Sebut untuk Perkuat Ekonomi Desa

JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...

Ekonomi

Rupiah Melemah, Mal dan Kafe Tetap Ramai: Fenomena “Lipstick Effect” Jadi Sorotan Warganet

JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...

EkonomiNasional

Pemerintah Sebut Rekrutmen Besar Kopdes Merah Putih sebagai Investasi SDM Raksasa

JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...

EkonomiNasional

Prabowo: 81 Ribu Kopdes Merah Putih Bisa Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...

EkonomiNasional

Jateng Siap Bangun Mega Farm Sapi Perah Terbesar, 710 Hektare dan 30.000 Ekor

Semarang — Jawa Tengah bersiap menghadirkan lompatan besar di sektor ketahanan pangan nasional melalui pembangunan mega farm sapi perah terbesar di Indonesia. Proyek...

EkonomiNasional

Purbaya Tegaskan RI Tak Butuh Bantuan IMF, APBN Diklaim Masih Kuat

Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tidak membutuhkan bantuan dana dari International Monetary Fund (IMF) di tengah ketidakpastian ekonomi global....

EkonomiJawa Tengah

5.503 Gedung Koperasi Merah Putih di Jateng Terbangun, Siap Dorong Ekonomi Warga

Semarang — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Tengah terus menunjukkan progres signifikan. Hingga April 2026, tercatat 5.503 gedung koperasi telah...

-Sponsored-
ads image
HukumNasional

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi MBG, Kejagung Tahan Tiga Pejabat

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola...

HukumNasional

Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung Sehari Setelah Pimpinan Dadan Hindayana Di Copot

JAKARTA – Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, digeledah penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (3/6/2026). Penggeledahan tersebut...

InternasionalPalestina

Warga Palestina Beri Penghormatan Terakhir untuk Pemimpin Hamas Mohammed Odeh

GAZA – Warga Palestina berkumpul di Gaza untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin Hamas, Mohammed Odeh, yang dilaporkan gugur dalam serangan yang disebut...

Bisnis

Kenangan Coffee Ekspansi ke Taiwan, Resmi Buka Gerai Perdana di Taipei

TAIPEI – Kenangan Coffee resmi memperluas ekspansi internasionalnya dengan membuka gerai perdana di Taipei. Langkah ini menandai strategi agresif brand kopi asal Indonesia...

BisnisEnergiLingkungan Hidup

Green Jobs: Profesi Masa Depan yang Tak Hanya Cari Uang, Tapi Juga Menyelamatkan Bumi

Di tengah meningkatnya isu perubahan iklim, polusi, hingga krisis energi, dunia kerja mulai bergerak menuju arah baru yang lebih berkelanjutan. Salah satu konsep...

BisnisEnergiNasional

Viral Curhatan Pelaut RI: Kapal Pertamina di Selat Hormuz Disebut Tanpa Kru WNI Semua Pekerja Dari India

Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahan tersebut, ia...

GadgetTeknologi

WhatsApp Segera Rilis Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Nomor HP? Ini Dampaknya!

Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...

BisnisCilacap

Paragraf Coffee Service, Bisnis Kopi Tanpa Grand Opening, Kenapa Justru Lebih Laris di Cilacap?

Cilacap - Tren baru terlihat di industri kopi lokal. Romi selaku pakar branding usaha di Cilacap kini memilih membuka usaha dengan konsep tanpa...

Related Articles
KesehatanNasional

Pegawai Kopdes Merah Putih Wajib Terdaftar sebagai Peserta BPJS Kesehatan

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menegaskan bahwa seluruh pegawai Koperasi...

KesehatanTeknologi

China Buka Rumah Sakit dengan 14 Dokter AI Pertama di Dunia

China Buka Rumah Sakit dengan 14 Dokter AI Pertama di Dunia China...

KesehatanNasional

Bahaya Anggur Shine Muscat Lagi Diselidiki, BPOM RI Sarankan Batasi Konsumsinya

Jakarta - Heboh temuan Thailand terkait kemungkinan residu kimia berbahaya yang berisiko...

KesehatanNasional

Thailand Temukan Residu Kimia Berbahaya Anggur Muscat China, RI Aman?

Jakarta - Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi buka suara...