Kesehatan

Tim Promotif Preventif Kemenkes Konsolidasi

Share
Share

Banyumas Raya

Bogor – Pemantapan kapasitas petugas kesehatan haji Indonesia selalu dikerjakan oleh Kementerian Kesehatan.

Mengingat jumlah dan keragaman jemaah haji Indonesia, dibutuhkan kemampuan khusus bagi membina dan melayani jemaah haji, terutama buat memelihara keadaan kesehatannya. Di sinilah Tim Promotif Preventif (TPP) memegang peranan penting.

“TPP kerjanya turun ke lapangan. Tidak sekadar mengenalkan APD (Alat Pelindung Diri) ke jemaah. Kita di sana (Arab Saudi) serius bekerja,” ujar Dr. dr. Eka Jusup Singka, MSc, Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan, ketika memberikan arahan dalam Workshop Konsolidasi Tim Promotif Preventif 2019 pada Jumat (12/4) di Sentul, Jawa Barat, seperti yg dikutip dari siaran pers.

Pada penyelenggaraan haji tahun 2019, TPP mulai diperkuat oleh 22 orang tenaga kesehatan yg terdiri atas 6 dokter umum, 1 dokter spesialis, 3 orang perawat, dan kesehatan masyarakat sebanyak 12 orang.

Tim ini mulai menyasar 221 ribu jemaah dari 13 embarkasi yg terbagi ke dalam 507 kloter.

Eka menekankan agar segala anggota TPP memahami benar petunjuk teknis (juknis) dan menguasai materi edukasi kesehatan yg mulai disampaikan kepada jemaah.

Petunjuk teknis tersebut sudah disusun sejak 2016 bersama pakar kesehatan komunitas dan lintas program Kemenkes. Sampai ketika ini juknis selalu diperbarui sebagai hasil evaluasi dan penyesuaian terhadap situasi dan keadaan terkini di Arab Saudi.

Penyelenggaraan ibadah haji umumnya mulai dibagi menjadi tiga fase yakni pra-Armina (Arafah-Mina), Armina dan pasca-Armina. Pola kerja TPP, selain mengikuti fase tersebut juga mulai mengikuti pergerakan jemaah yg menyesuaikan daerah kerja masing-masing, baik di Mekah, Madinah maupun bandara.
“TPP mesti memahami situasi. Identifikasi lokus dan waktu kritis. TPP harus mampu memandirikan jemaah,” tegas Eka.

Pada workshop ini TPP juga mulai mematangkan juknis promotif preventif dan menyusun rencana kegiatan operasional harian selama 72 hari bertugas di tanah suci. Dalam pelaksanaan tugasnya nanti, TPP mulai dibagi ke setiap kloter, sektor, dan daker. Pada fase Armina, tim bahkan dibagi ke setiap pos jaga dan bertugas berdasarkan shift waktu kerja.

TPP ialah tim yg bertugas melakukan upaya promotif dan preventif kepada jemaah haji Indonesia. Lingkup kerja TPP mulai berada pada tiga hal yaitu: promosi kesehatan, perlindungan khusus, dan diagnosis dini/temuan kasus. Upaya promotif dikerjakan dengan memberikan penyuluhan kesehatan tentang pengenalan terhadap faktor risiko, gejala, dan pencegahan penyakit, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sampai dengan pencegahan terkena heat stroke (sengatan panas).

Selain itu, tim yg menjadi bagian dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bidang kesehatan juga mulai mendistribusikan media komunikasi, keterangan dan edukasi kesehatan ke kloter-kloter dan sektor, membagikan APD seperti masker, payung, sandal kepada jemaah, memberikan oralit dan nutrisi cair khususnya ketika puncak haji di Armina, dan menemukan kasus-kasus penyakit tertentu yg terjadi pada jemaah.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com

Share
-Sponsored-
ads image

Hot Topic

EkonomiNasional

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini, Berikut Dampaknya

JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...

Teknologi

NotePaste: Solusi Berbagi Catatan Online yang Praktis, Cocok untuk Blogger hingga Affiliate Marketing

Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...

EkonomiNasional

Harga Minyakita Segera Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Waktu Dekat

JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...

EkonomiNasional

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibiayai APBN, Pemerintah Sebut untuk Perkuat Ekonomi Desa

JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...

Ekonomi

Rupiah Melemah, Mal dan Kafe Tetap Ramai: Fenomena “Lipstick Effect” Jadi Sorotan Warganet

JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...

EkonomiNasional

Pemerintah Sebut Rekrutmen Besar Kopdes Merah Putih sebagai Investasi SDM Raksasa

JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...

EkonomiNasional

Prabowo: 81 Ribu Kopdes Merah Putih Bisa Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...

EkonomiNasional

Jateng Siap Bangun Mega Farm Sapi Perah Terbesar, 710 Hektare dan 30.000 Ekor

Semarang — Jawa Tengah bersiap menghadirkan lompatan besar di sektor ketahanan pangan nasional melalui pembangunan mega farm sapi perah terbesar di Indonesia. Proyek...

EkonomiNasional

Purbaya Tegaskan RI Tak Butuh Bantuan IMF, APBN Diklaim Masih Kuat

Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tidak membutuhkan bantuan dana dari International Monetary Fund (IMF) di tengah ketidakpastian ekonomi global....

EkonomiJawa Tengah

5.503 Gedung Koperasi Merah Putih di Jateng Terbangun, Siap Dorong Ekonomi Warga

Semarang — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Tengah terus menunjukkan progres signifikan. Hingga April 2026, tercatat 5.503 gedung koperasi telah...

-Sponsored-
ads image
HukumNasional

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi MBG, Kejagung Tahan Tiga Pejabat

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola...

HukumNasional

Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung Sehari Setelah Pimpinan Dadan Hindayana Di Copot

JAKARTA – Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, digeledah penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (3/6/2026). Penggeledahan tersebut...

InternasionalPalestina

Warga Palestina Beri Penghormatan Terakhir untuk Pemimpin Hamas Mohammed Odeh

GAZA – Warga Palestina berkumpul di Gaza untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin Hamas, Mohammed Odeh, yang dilaporkan gugur dalam serangan yang disebut...

Bisnis

Kenangan Coffee Ekspansi ke Taiwan, Resmi Buka Gerai Perdana di Taipei

TAIPEI – Kenangan Coffee resmi memperluas ekspansi internasionalnya dengan membuka gerai perdana di Taipei. Langkah ini menandai strategi agresif brand kopi asal Indonesia...

BisnisEnergiLingkungan Hidup

Green Jobs: Profesi Masa Depan yang Tak Hanya Cari Uang, Tapi Juga Menyelamatkan Bumi

Di tengah meningkatnya isu perubahan iklim, polusi, hingga krisis energi, dunia kerja mulai bergerak menuju arah baru yang lebih berkelanjutan. Salah satu konsep...

BisnisEnergiNasional

Viral Curhatan Pelaut RI: Kapal Pertamina di Selat Hormuz Disebut Tanpa Kru WNI Semua Pekerja Dari India

Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahan tersebut, ia...

GadgetTeknologi

WhatsApp Segera Rilis Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Nomor HP? Ini Dampaknya!

Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...

BisnisCilacap

Paragraf Coffee Service, Bisnis Kopi Tanpa Grand Opening, Kenapa Justru Lebih Laris di Cilacap?

Cilacap - Tren baru terlihat di industri kopi lokal. Romi selaku pakar branding usaha di Cilacap kini memilih membuka usaha dengan konsep tanpa...

Related Articles
KesehatanNasional

Pegawai Kopdes Merah Putih Wajib Terdaftar sebagai Peserta BPJS Kesehatan

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menegaskan bahwa seluruh pegawai Koperasi...

KesehatanTeknologi

China Buka Rumah Sakit dengan 14 Dokter AI Pertama di Dunia

China Buka Rumah Sakit dengan 14 Dokter AI Pertama di Dunia China...

KesehatanNasional

Bahaya Anggur Shine Muscat Lagi Diselidiki, BPOM RI Sarankan Batasi Konsumsinya

Jakarta - Heboh temuan Thailand terkait kemungkinan residu kimia berbahaya yang berisiko...

KesehatanNasional

Thailand Temukan Residu Kimia Berbahaya Anggur Muscat China, RI Aman?

Jakarta - Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi buka suara...