Kesehatan

Psikolog: Jangan Marah Lihat Unggahan Negatif Soal Bom Surabaya

Share
Share

Banyumas Raya

Bom yg meledak di tiga gereja di Surabaya dan memakan korban menuai reaksi beragam. Ada yg simpati, namun tidak sedikit orang melontarkan komentar negatif.

BERITA TERKAIT
  • Awas, anak mampu trauma lihat korban bom Surabaya
  • Awas, 3 macam gangguan jiwa yg rentan terjadi pada wanita
  • Gangguan jiwa dysmorphic disorder muncul karena media sosial. Apa itu?

Biasanya, mereka berani melontarkan pendapat negatif itu di media sosial. Salah sesuatu yg menuai kontroversi adalah unggahan politikus dari Partai Gerinda, Fadli Zon.

Dalam rentetan twit-nya, Fadli Zon menulis, “Terorisme biasanya berkembang di negara yg lemah pemimpinnya, gampang diintervensi, banyak kemiskinan ‘N ketimpangan dan ketidakadilan yg nyata.” Tidak sedikit kemudian warganet yg murka dan marah melihat status tersebut.

Yang melakukan hal ini bukan hanya Fadli Zon saja. Banyak juga pihak yang lain yg berkomentar negatif, menuduh kejadian tersebut hanyalah propaganda, atau malah menyebar isu hoaks lewat media sosial mereka.

Jelas saja hal ini mengundang kemarahan warganet lain. Beberapa di antaranya bahkan sampai melakukan tangkap layar (screen capture), dulu mengunggahnya di media sosial masing-masing sambil mengajak yg yang lain bagi tak berbuat hal yg sama.

Pertanyakan laki2 yang berdiri di sampingnya apakah ada kaitan dari wanita itu…
Tangkap pendukung teroris ini.@DivHumas_Polri @CCICPolri #PrayForSurabaya

Rico Ariesta (@AriestaricoRico) 13 Mei 2018

Psikolog Anak dan Remaja, Ike R Sugianto, yg juga mengetahui hal tersebut, lebih menyarankan agar kita, para warganet, tak merespons apa pun status negatif yg berkaitan dengan bom Surabaya.

“Kalau kalian lihat posting-an di media sosial kurang sreg di hati, mending melipir saja. Sudah, tak perlu komentar apa pun, dan tak perlu juga coba meluruskan penulisan status tersebut,” kata Ike.

Menurut Ike, pemerintah sendiri telah menganjurkan kami buat melapor siapa pun yg menuliskan status yg bersifat radikal. Kalau status terkait bom Surabaya yg dibaca itu kurang sensitif, mending diamkan saja.

“Ada dikatakan, otak itu bekerja sesuai persepsi, bekerja sesuai pemahaman orang tersebut. Jadi, tak ada gunanya menjelaskan satu kepada orang yg tak ingin mendapatkan penjelasan,” kata Ike.

Diam bukan berarti setuju

Kemudian, kalau penulis status tersebut telah beranggapan yg benar adalah a, b, atau c, mau kami bilang itu salah dan yg benar adalah x, y, atau z, mereka tak mulai mau menerimanya. Malah yg terjadi adalah perpecahan.

“Menurut saya, tak perlu dikomentari apa pun,” ujarnya. “Dikomentari balik, juga tak berubah, toh?” kata Ike menambahkan.

Ike cuma mengingatkan, diam bukan berarti kalian setuju sama pendapat yg salah dan kurang sensitif terhadap bom Surabaya tersebut. Akan tetapi, untuk apa memperbesar isu-isu seperti itu?

“Bisa jadi, ada akun yg tak kenal memang sengaja dibuat bagi memanaskan suasana. Jadi, lebih baik diam, kalau itu yg dibahas itu isu radikal, langsung laporkan,” ujarnya.

Sumber: Liputan6.com [ita]

Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

Share
-Sponsored-
ads image

Hot Topic

EkonomiNasional

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini, Berikut Dampaknya

JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...

Teknologi

NotePaste: Solusi Berbagi Catatan Online yang Praktis, Cocok untuk Blogger hingga Affiliate Marketing

Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...

EkonomiNasional

Harga Minyakita Segera Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Waktu Dekat

JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...

EkonomiNasional

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibiayai APBN, Pemerintah Sebut untuk Perkuat Ekonomi Desa

JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...

Ekonomi

Rupiah Melemah, Mal dan Kafe Tetap Ramai: Fenomena “Lipstick Effect” Jadi Sorotan Warganet

JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...

EkonomiNasional

Pemerintah Sebut Rekrutmen Besar Kopdes Merah Putih sebagai Investasi SDM Raksasa

JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...

EkonomiNasional

Prabowo: 81 Ribu Kopdes Merah Putih Bisa Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...

EkonomiNasional

Jateng Siap Bangun Mega Farm Sapi Perah Terbesar, 710 Hektare dan 30.000 Ekor

Semarang — Jawa Tengah bersiap menghadirkan lompatan besar di sektor ketahanan pangan nasional melalui pembangunan mega farm sapi perah terbesar di Indonesia. Proyek...

EkonomiNasional

Purbaya Tegaskan RI Tak Butuh Bantuan IMF, APBN Diklaim Masih Kuat

Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tidak membutuhkan bantuan dana dari International Monetary Fund (IMF) di tengah ketidakpastian ekonomi global....

EkonomiJawa Tengah

5.503 Gedung Koperasi Merah Putih di Jateng Terbangun, Siap Dorong Ekonomi Warga

Semarang — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Tengah terus menunjukkan progres signifikan. Hingga April 2026, tercatat 5.503 gedung koperasi telah...

-Sponsored-
ads image
HukumNasional

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi MBG, Kejagung Tahan Tiga Pejabat

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola...

HukumNasional

Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung Sehari Setelah Pimpinan Dadan Hindayana Di Copot

JAKARTA – Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, digeledah penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (3/6/2026). Penggeledahan tersebut...

InternasionalPalestina

Warga Palestina Beri Penghormatan Terakhir untuk Pemimpin Hamas Mohammed Odeh

GAZA – Warga Palestina berkumpul di Gaza untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin Hamas, Mohammed Odeh, yang dilaporkan gugur dalam serangan yang disebut...

Bisnis

Kenangan Coffee Ekspansi ke Taiwan, Resmi Buka Gerai Perdana di Taipei

TAIPEI – Kenangan Coffee resmi memperluas ekspansi internasionalnya dengan membuka gerai perdana di Taipei. Langkah ini menandai strategi agresif brand kopi asal Indonesia...

BisnisEnergiLingkungan Hidup

Green Jobs: Profesi Masa Depan yang Tak Hanya Cari Uang, Tapi Juga Menyelamatkan Bumi

Di tengah meningkatnya isu perubahan iklim, polusi, hingga krisis energi, dunia kerja mulai bergerak menuju arah baru yang lebih berkelanjutan. Salah satu konsep...

BisnisEnergiNasional

Viral Curhatan Pelaut RI: Kapal Pertamina di Selat Hormuz Disebut Tanpa Kru WNI Semua Pekerja Dari India

Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahan tersebut, ia...

GadgetTeknologi

WhatsApp Segera Rilis Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Nomor HP? Ini Dampaknya!

Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...

BisnisCilacap

Paragraf Coffee Service, Bisnis Kopi Tanpa Grand Opening, Kenapa Justru Lebih Laris di Cilacap?

Cilacap - Tren baru terlihat di industri kopi lokal. Romi selaku pakar branding usaha di Cilacap kini memilih membuka usaha dengan konsep tanpa...

Related Articles
KesehatanNasional

Pegawai Kopdes Merah Putih Wajib Terdaftar sebagai Peserta BPJS Kesehatan

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menegaskan bahwa seluruh pegawai Koperasi...

KesehatanTeknologi

China Buka Rumah Sakit dengan 14 Dokter AI Pertama di Dunia

China Buka Rumah Sakit dengan 14 Dokter AI Pertama di Dunia China...

KesehatanNasional

Bahaya Anggur Shine Muscat Lagi Diselidiki, BPOM RI Sarankan Batasi Konsumsinya

Jakarta - Heboh temuan Thailand terkait kemungkinan residu kimia berbahaya yang berisiko...

KesehatanNasional

Thailand Temukan Residu Kimia Berbahaya Anggur Muscat China, RI Aman?

Jakarta - Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi buka suara...