Banyumas Raya

Jakarta – Anak adalah salah sesuatu generasi penerus bangsa yg harus dijaga. Terutama dari jeratan dan godaan narkoba.
Melihat belakangan ini semakin marak peredaran narkoba yg diungkap Polisi, dirasa sangat perlu sekolah mengadakan seminar penyuluhan anti narkoba. Salah satunya adalah kegiatan yg diselenggarakan oleh Madina Islamic School, Tebet, Jakarta, Selatan.
Seminar anti narkoba ini menjadi agenda rutin yg diselenggarakan Madina Islamic School setiap Jumat.
“Level kalian ini adalah SMP. Mengingat perkembangan jaman ini anak – anak mengakses seluruh berita dari mana – mana sangat transparan, dari mana pun, sehingga ini menjadi kewajiban sekolah bagi mengatakan bagi anak – anak,” kata Fajar Arini Virgiyanti, Kepala Sekolah Madina Islamic School, Jakarta, Jumat, (29/03/2019).
Masih menurutnya, drugs ini memang ada di pelajaran IPA terpadu telah disampaikan kepada anak – anak. Namun ini sifatnya adalah teori. Kemudian, seminar ini memang lebih fokus buat mengatakan isinya, bagaimana bahaya dari narkoba, dan macam – jenisnya apa saja.
“Kita berharap seandainya anak – anak telah mengetahui efek – efek dan bahayanya dan lainnya, semoga saja dari kecil – kecil ini bukan cuma pribadinya yg mengetahui, tapi mampu diperluas di masyarakat sekitar,” tambahnya.
Pada acara tersebut, aktris yg dulu memiliki julukan ratu ekstasi, Zarima Mirafsur, berbagi cerita kelamnya yg terjadi pada jaman lalu ketika dia terjerumus dalam penggunaan obat – obatan terlarang.
“Sebagai orangtua dan juga sebagai Ibu, sangat takut sekali dengan bahaya narkoba. Jadi, kalau dapat sedini mungkin, dengan pengalaman yg aku dahulu pernah rasakan, aku ingin berbagi dan aku ingin memperbaiki. Jangan sampai hal ini terulang lagi, apalagi terjadi pada anak – anak,” kata Zarima.
Dia juga menjelaskan, tak ingin anak – anak generasi muda terjerumus dalam pergaulan dan pemakaian obat – obatan terlarang. Ini juga sangat dapat menimbulkan gangguan kesehatan.
“Tidak cuma itu, dengan narkoba mampu menjerumuskan ke arah seks bebas. Ini juga mulai mendekatkan kepada kematian. Banyak sekali kemudorotan yg terjadi karena narkoba,” tambahnya.
Agar lebih memberikan gambaran bagaimana cara menghalau narkoba, Kompol Vivick Tjangkung, S.Sos, M.I.Kom selaku Kasat Narkoba Jakarta Selatan, secara gamblang memberikan paparan materi mengenai ragam dan macam narkoba yg beredar di masyarakat.
“Ini ada dua macam narkoba. Mulai dari Ganja, Heroin, Cocaine, Inex, Sabu, Tembakau Gorilla, dan Liquid Narkoba. Semua memiliki efek pada kesehatan,” kata Vivick Tjangkung kepada anak – anak siswa Madina Islamic School.
Masih menurut Vivick, ada dua efek dari narkoba yg sangat merugikan. Mulai dari mengganggu keadaan otak dan tubuh secara umum. Kemudian, perubahan sel saraf dalam otak, terjadinya dehidrasi, mengalami bingung dan hilang ingatan.
“Selanjutnya, pengguna narkoba juga mengalami gangguan kualitas hidup, dan kerap mengalami kejang hingga kematian,” papar Vivick.
Pada acara tersebut juga dinobatkan dua siswa dari SMP Madina Islamic School bagi menjadi duta anti narkoba. Mereka adalah:
1. Kelas 7A (M Kaisha Raffa Siregar)
2. Kelas 7B (Kalifa Fazia Abilham)
3. Kelas 7C (Nayaka Azalia Kusuma)
4. Kelas 8A (Pradipta Firmananda)
5. Kelas 8B (Fathiyah Mumtaz)
6. Kelas 9A (Fathan Raja Isyrafi)
7. Kelas 9B (Aqila Khiaranisa). (tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com

