Banyumas Raya

Jakarta – Pengapuran sendi telah kadang didengar. Ini secara medis disebut osteoarthritis.
Pengapuran sendi adalah istilah sehari-hari yg kadang kami dengar. Sedangkan didalam dunia medis dikenal dengan Osteoarthritis. Osteoarthritis adalah keadaan yg tidak jarang terjadi saat sendi tulang rawan akan menipis. Osteoarthritis yaitu macam dari Artritis (radang sendi). Ternyata hal ini telah dialami oleh jutaan orang diseluruh dunia dan Kementerian Kesehatan RI menyatakan di Indonesia Osteoarthritis memiliki prevalensi sebesar 30 persen.
“Ini bukan satu yg jarang. Jutaan orang merasakan ini. Keadaan ini mulai meningkat pada seseorang yg berusia di atas 60 tahun ke atas. Seiring berjalannya waktu, ini mulai terjadi pada usia tua,” papar Dr. dr. Franky Hartono, Sp.OT(K), ketika ditemui di Siloam Hospital Kebon Jeruk, Jakarta, Rabu, (23/05/2018).
Keadaan ini mampu terjadi pada bagian mana saja, pada lutut dan panggul.
“Pada orang obesitas di lututnya terdapat beban yg lebih besar. Kelainan anatomi tungkai bawah. Riwayat trauma sebelumnya. Misalnya pernah terpelintir, keseleo, ketika trauma itu dapat menyebabkan tergeruskan sendi,” tambahnya.
Makin lama, sendi yg seperti bantalan mulai seperti menipis dan membuat tulang bertemu tulang. Ini yg mulai menimbulkan kesakitan.
“Ini mulai membuat orang menjadi tak aktif cuma memilih duduk atau tidur saja,” ujarnya.
Apakah hal ini dapat sembuh? Tulang rawan tak dapat tumbuh kembali. Seiring waktu tulang rawan mulai selalu tergerus.
“Pada kondisi ini, tak mungkin dokter memberikan selalu menerus memberikan obat anti nyeri. Ini tak mulai membuat tulang rawan tumbuh. Pada akhirnya kitya mulai melakukan operasi radang sendi,” katanya.
Operasi artroplasti lutut (knee artrhtoplasty) telah dikerjakan sejak tahun 1968. Pada awalnya, operasi penggantian lutut dikerjakan secara total, dengan cara, melakukan pemotongan bagian sendi lutut luar dan dalam, tanpa melihat bagian lutut mana yg sebenarnya masih sehat, namun secara statistik, tampak bahwa pola penipisan tulang rawan pada sendi, lebih banyak terdapat disatu bagian lutut terutama lutut bagian tengah.
Untuk menghindari pemotongan bagian sendi lutut yg masih sehat, para peneliti menemukan suatu teknik tersendiri yg disebut Unicompartment Knee Arthroplasty (UKA), dimana operasi ini dikerjakan dengan penggantian sendi lutut secara sebagian. Teknik dan desain implan UKA pertama kali dipakai sejak tahun 1976 dan selalu berkembang hingga tahun 1998 digunakan model Generasi ke-3 dari Oxford Unicompartmental Knee System yg sekarang dipakai di Siloam Hospitals Kebon Jeruk. (tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com

