Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Banyumas Raya

INILAH.COM, Jakarta-Pentingnya menjaga alam dari kerusakan lingkungan dewasa ini semakin menjadi perhatian masyarakat, terutama konsumen pemakai kemasan produk makanan dan minuman yg memiliki kesadaran tinggi terhadap pelestarian lingkungan.
Tren digitalisasi dan strategi big data pada publikasi dunia digital juga merubah perilaku belanja konsumen, akan dari pembelian produk yg semakin gampang didapatkan di manapun dan kapanpun. Konsumen juga memiliki kesadaran tinggi terhadap lingkungan dan akan menyukai produk yg memiliki nilai tambah untuk lingkungan.
Menanggapi fenomena tersebut, pemerintah melalui Kementerian Perindustrian launching peta jalan (roadmap) ‘Making Indonesia 4.0’ buat memetakan kebutuhan tren industri 4.0 dan digitalisasi di Indonesia, seperti: kecerdasan buatan (AI), internet of things (IoT), wearable technologies, dan robotika canggih. Roadmap diharapkan bisa mendorong para pelaku industri selalu berinovasi di level operasional maupun produk yg ditawarkannya.
Berangkat dari pemahaman itu, perusahaan pemrosesan dan pengemasan makanan serta minuman terdepan di dunia, Tetra Pak Indonesia, tergerak bagi menciptakan sebuah forum diskusi dan kerja sama antar pemangku kepentingan. Hal ini penting, salah satunya bagi menciptakan kemasan makanan dan minuman yg ramah lingkungan. Sebab, hal ini berkaitan dengan pelestarian lingkungan dalam upaya mendukung gaya hidup sehat.
“Industri 4.0 yg tengah populer dan dianggap sebagai ‘lompatan berikutnya dalam sejarah industri’ sangat terikat dengan semangat kita bagi mendorong bisnis pelaku industri makanan minuman Indonesia di masa depan. Kami sudah menyediakan solusi pemanfaatan teknologi digital seperti Artifcial Intelligence dalam dunia yg terkoneksi sesuatu sama lain. Kami berkomitmen buat mengembangkan bisnis yg lebih berkelanjutan. Dengan demikian pelaku industri makanan minuman bisa merasakan peningkatan produktivitas, efisiensi bisnis, dan tentunya praktik bisnis yg mengedepankan tanggung jawab lingkungan,” kata Paolo Maggi, Managing Director of Tetra Pak Indonesia dalam informasi tertulis, Kamis (29/11/2018).
Sementara itu menurut Adhi S. Lukman, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI), selaku perwakilan asosiasi industri makanan minuman mengatakan pelaku industri harus memperhatikan faktor lingkungan dalam membuat inovasi.
“Penting buat para pelaku industri makanan minuman bagi selalu melakukan inovasi produk, mengutiliasi strategi bisnis secara digital, serta mempertimbangkan dampak lingkungan yg mungkin tercipta akibat proses bisnis,” ujar Adhi. [adc]
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com
Sebanyak 4.000 pekerja PT Feng Tay, pabrik pemasok sepatu merek global Nike yang berlokasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilaporkan telah dirumahkan. Kondisi...
JAKARTA – Ancaman relokasi industri kembali membayangi sektor manufaktur Indonesia. Dua pabrik komponen otomotif yang beroperasi di Jawa Timur dikabarkan tengah mempertimbangkan pemindahan...
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) akan menjangkau seluruh aktivitas usaha masyarakat, termasuk pelaku usaha yang menjalankan...
JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...
JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...
JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...
JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...
JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...
Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...
JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya memberikan penjelasan terkait penahanan Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa yang dilakukan...
JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola...
JAKARTA – Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, digeledah penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (3/6/2026). Penggeledahan tersebut...
GAZA – Warga Palestina berkumpul di Gaza untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin Hamas, Mohammed Odeh, yang dilaporkan gugur dalam serangan yang disebut...
TAIPEI – Kenangan Coffee resmi memperluas ekspansi internasionalnya dengan membuka gerai perdana di Taipei. Langkah ini menandai strategi agresif brand kopi asal Indonesia...
Di tengah meningkatnya isu perubahan iklim, polusi, hingga krisis energi, dunia kerja mulai bergerak menuju arah baru yang lebih berkelanjutan. Salah satu konsep...
Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahan tersebut, ia...
Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menegaskan bahwa seluruh pegawai Koperasi...
China Buka Rumah Sakit dengan 14 Dokter AI Pertama di Dunia China...
Jakarta - Heboh temuan Thailand terkait kemungkinan residu kimia berbahaya yang berisiko...
Jakarta - Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi buka suara...