Banyumas Raya

Jakarta – IndoHCF Innovation Awards II-2018 digelar dengan menghasilkan sejumlah pemenang baik dari institusi, pemerintah daerah, dan individu dengan inovasi yg unggul dan unik di masing-masing kategori.
DR. dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS, Ketua IndoHCF mengatakan, pogram penghargaan IndoHCF Innovation Awards diadakan sebagai sumbangsih dari IndoHCF bagi ikut mendukung perkembangan dunia Kesehatan di Indonesia, khususnya dalam pelaksanaan program pemerintah dan inovasi oleh anak bangsa.
IndoHCF Innovation Awards bertujuan bagi memberikan penghargaan kepada instansi dan individu/kelompok perorangan yg sudah berhasil menjalankan program-program peningkatan pelayanan kesehatan di Indonesia.
IndoHCF Innovation Awards II-2018 dibagi dalam lima kategori yakni SPGDT, KIA, GERMAS, ALKES, dan ICT HEALTH. Untuk tahun ini khusus kategori SPGDT, KIA, dan GERMAS penghargaan diberikan kepada pemerintah daerah yg telah berupaya melakukan inovasi terhadap 3 program di atas dan telah segera ditetapkan pemenang yg mulai menerima penghargaan.
“Kita harus memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah yg sudah melakukan upaya inovasi dalam menyukseskan program Pemerintah, khususnya di bidang kesehatan,” kata DR. dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS selaku Ketua Umum IndoHCF, seperti yg dikutip dari siaran pers, Jakarta, Selasa, (23/04/2018).
Berikut para pemenang IndoHCF Innovation Awards II-2018 buat tiga kategori tersebut. Pertama, Kategori SPGDT, penghargaan diberikan kepada pemerintah daerah, yakni Propinsi Daerah Istimewa Aceh yg memiliki inovasi program SPGDT dalam membangun jejaring antara Propinsi dengan Kabupaten/ Kota di wilayahnya.
Kemudian Kota Bandung yg memiliki inovasi jejaring lintas sektoral. Penghargaan bagi Kabupaten Kepulauan Sula, walaupun dengan seluruh keterbatasan kemampuan daerah yg terdiri atas dua kepulauan, ternyata dapat melakukan inovasi dalam proses rujukan antar pulau.
Selanjutnya, Kategori KIA, penghargaan diberikan kepada Pemerintah Daerah Kota Semarang dengan program GIAT (Gerakan Ibu Anak Sehat) bersama Gasurkes KIA (Petugas Surveilans Kesehatan Ibu Anak) dengan inovasi deteksi dini terhadap permasalahan Kesehatan Ibu dan Anak, yg diharapkan mampu mempercepat penanganan persoalan KIA.
Demikian pula Kategori INOVASI GERMAS, penghargaannya diberikan kepada Pemerintah Daerah Kota Yogyakarta, dengan inovasi gerakan masyarakat melalui optimalisasi Kelurahan Siaga. Penghargaan juga diberikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Utara, dengan inovasi gerakan masyarakat yg multietnis dan lintas sektoral.
Untuk 2 Kategori lainnya merupakan Inovasi Alkes dan ICT Kesehatan, ditetapkan masing-masing 5 finalis, yg penetapan urutan pemenangnya mulai ditetapkan pada malam penghargaan hari Kamis 26 april 2018 dimulai jam 19.00 di Ballroom Fairmont Hotel.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com

