Banyumas Raya

Sejak diumumkannya dua merk sarden kalengan yg positif mengandung cacing oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, muncul kehebohan di tengah masyarakat awam. Berbagai ketakutan mulai bahaya kesehatannya pun muncul.
- 5 Resep minuman sehat bagi bebaskanmu dari derita konstipasi
- Bahaya yg tersimpan dari konsumsi susu setelah makan daging ayam
- 5 Kombinasi makanan yg mulai memicu produksi gas berlebih dalam perut
Sebenarnya, parasit cacing apa yg ada di dalam daging ikan sarden dan bahaya kesehatan yg dapat ditimbulkan?
Dikutip dari berbagai sumber, kehebohan ini disebabkan karena parasit cacing Aisakis Sp. dari keluarga macam cacing Anisakidae. Cacing ini memang hidup dengan menjadi parasit pada ikan dan mamalia laut, begitu pula di dalam ikan sarden atau ikan makarel.
Cacing ini mampu menyerang manusia seandainya manusia mengonsumsi daging ikan mentah tersebut. Kemudian timbul sejumlah gejala seperti sakit perut, mual muntah, demam, hingga diare. Bisa juga berlanjut dengan gangguan pernapasan atau munculnya ruam seperti saat kamu alergi. Pada ibu hamil, larva cacing ini dapat membuat imunitas tubuh melemah dan membahayakan janin yg dikandung. Dan gangguan kesehatan dari parasit cacing ini dinamakan dengan anisakiasis.
Sebenarnya, kamu pun tidak perlu ikut panik. Sebab cacing pasti mulai mati ketika ikan dimasak di atas 120 derajat celcius, yg pasti terjadi dalam proses pemasakkan dan pengemasan ikan kaleng. Begitu sampai di tanganmu dan hendak kamu konsumsi pun, kamu pasti juga memasaknya ulang alias tak dikonsumsi begitu saja.
Memang konsumsi makanan mentah atau setengah matang, mampu menimbulkan bahaya kesehatan. Oleh karena itu berhati-hatilah dalam memilih bahan makanan dan cara mengolahnya ya. [feb]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

