Banyumas Raya

Jakarta – Yayasan Kanker Indonesia (YKI) DKI Jakarta memiliki program edukasi pencegahan kanker dan penanganan kanker. Misalnya dengan penyediaan vaksin murah.
Untuk sekali suntik, cuma Rp. 770 ribu (per Februari 2019).
“Ini vaksin asli, bukan KW. Harganya mampu murah kalian meminta harga khusus dari produsen,” ujar dr. Venita, Ms.C, Kepala Bidang Pelayanan Sosial YKI (Yayasan Kanker Indonesia) Provinsi DKI Jakarta, ketika ditemui di acara forum Ngobras, Jakarta, Rabu, (13/02/2019).
Bagi yg ingin mendapat vaksin tersebut, tinggal tiba ke YKI DKI Jakarta; sesederhana itu. Vaksin HPV diperuntukkan untuk usia 9-45 tahun. Untuk usia 9-13 tahun, vaksinasi cukup 2 kali, dengan interval 0-6 bulan.
Untuk usia 14 tahun ke atas, dikerjakan dalam 3 dosis, dengan interval 0-2-6 bulan. Vaksin kuadrivalen melindungi dari HPV tipe 16 dan 18, dan dari tipe non onkogenik 6 dan 11 yg tidak jarang menyebabkan kutil kelamin.
Vaksin HPV hampir 100 persen melindungi dari tipe 16 dan 18. Kedua tipe ini menyebabkan 75 persen kanker serviks.
Sehingga, vaksin yg tersedia sekarang dapat melindungi dari lebih dari 75 persen kanker serviks. Ada belasan HPV tipe onkogenik yang lain yg dapat menyebabkan kanker serviks, misalnya tipe 52, 45, dan 58.
Edukasi CISC dan KICKS Ibu Endang Suryani (52 tahun) adalah penyintas kanker serviks stadium 2B. Bergabung dengan CISC (Cancer Information and Support Center) dirasa sangat membantunya dalam proses penyembuhan.
Ia merasa mendaopat dukungan dari orang-orang yg juga merasakan penderitaan yg sama. CISC Bersama dengan KICKS (Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks) memiliki agenda rutin memberi edukasi mengenai kanker serviks, di Jakarta maupun kota-kota lain.
“CISC telah sampai ke Batam, Bangka Belitung, Gorontalo, Jawa Tengah. Tahun ini kalian mulai ke Jawa Timur, Bangkalan Madura, dan Baliu. Di bali banyak yg kena kanker serviks,” ujarnya.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com

