Banyumas Raya

Selama ini, orang mengandalkan timbangan sebagai pengukur apakah berat badan berlebih atau tidak. Padahal ada cara yg lebih mudah dan cuma memerlukan alat sederhana.
- Mengenal water weight, si biang keladi penyebab sulit turunnya berat badan
- 15 Cara menurunkan berat badan secara alami dengan cepat
- Selfie ternyata dapat menurunkan berat badan!
Anda cuma perlu menyiapkan seutas tali. Meski sederhana,tapi tes ini bahkan juga dapat memberikan gambaran tentang risiko obesitas ataupun penyakit jantung dan stroke.
Yang pertama harus dikerjakan adalah dengan mengambil seutas tali yg panjang, dahulu memotongnya sama dengan ukuran tinggi badan Anda dari ujung kepala hingga ujung kaki.
Kemudian lipat tali dengan mempertemukan beberapa sisinya dulu lingkarkan ke pinggang Anda. Jika beberapa sisi bertemu atau bahkan saling melewati, itu berarti berat badan ideal. Namun, seandainya tak itu berarti ada kelebihan lemak perut.
Dikutip dari The Sun pada Senin (30/4/2018), Dr. Margaret Ashwell, yg mendemonstrasikan tes ini dalam BBC The Truth About Obesity, menjelaskan, ukuran pinggang tak boleh lebih dari setengah tinggi badan.
Dia menjelaskan, lemak perut yg ada di sekitar organ, dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes. Lemak perut atau lemak visceral sendiri berada di sekitar organ vital perut.
“Ini adalah keberadaan fisik. Lemak itu membungkus di sekitar jantung, hati, dan pankreas, serta meningkatkan faktor risiko diabetes, sakit jantung, dan tekanan darah tinggi,” kata Ashwell.
Lebih Akurat
Menurut Ashwell, cara ini lebih akurat ketimbang memakai indeks massa tubuh. Dia mengatakan, orang dengan indeks massa tubuh yg sehat saja, kemungkinan masih memiliki lemak visceral yg tinggi.
Namun jangan khawatir, seandainya sudah mengukur dan menemukan bahwa diri Anda terlalu gemuk, kehilangan lima persen dari berat badan dapat mengurangi lemak perut secara drastis.
“Ini kembali ke pesan sederhana. Makan lebih sedikit dan berolahraga lebih banyak. Tetapi kabar baiknya adalah lemak perut mulai menghilang lebih dulu,” tambah Ashwell.
Berat badan berlebih, meski cuma sedikit, terkait dengan diabetes tipe 2, stroke, penyakit jantung, dan 11 macam kanker yg berbeda.
Sumber: Liputan6.com [ita]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

