Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Banyumas Raya

Tanggerang- Prevalensi Penyakit tak menular ketika ini semakin meningkat.
Salah satunya adalah penyakit jantung koroner (PJK) adalah salah sesuatu penyakit yg berkaitan dengan gaya hidup dan sosial ekonomi masyarakat.
Hingga ketika ini masih banyak pasien yg mengalami serangan jantung terlambat ditangani karena ketidaktahuan atau terhambat ketika perjalanan menuju rumah sakit.
Padahal, pasien serangan jantung wajib mendapat penanganan maksimal 6 jam pasca serangan.
“Setiap menit yg berlalu membuat semakin banyak jaringan otot yg kekurangan oksigen sehingga mati. Oleh karena itu, semakin cepat pasien dibawa ke rumah sakit maka semakin banyak yg dapat dikerjakan buat membatasi kerusakan otot jantung sehingga peluang hidup pasien lebih besar”, ujar dr. Dasaad Mulijono, MBBS(Hons), FIHA, FIMSANZ, FRACGP, FRACP, PhD, di rumah sakit Bethsaida Hospitals, Cardiac Center, Tanggerang, Kamis, (06/12/2018).
Namun kendalanya masih banyak masyarakat Indonesia yg berobat ke luar negeri dengan dua alasan seperti kurangnya mutu pelayanan kesehatan rumah sakit di negara kita, kurang puas terhadap komunikasi dokter, kemampuan SDM kalian yg belum meyakinkan, serta sarana dan prasarana yg masih terbatas seandainya dibandingkan dengan standar pelayanan kesehatan di luar negeri.
Menurut dr. Dasaad Mulijono, sebenarnya rumah sakit di negara Indonesia ini telah dilengkapi dengan teknologi canggih yg terintegrasi dengan kompetensi para dokter yg berpengalaman dibidangnya.
Seperti di Bethsaida Hospitals, penyakit jantung koroner ini dapat ditangani oleh dokter-dokter yg berpengalaman bagi dilakukannya tindakan kateterisasi jantung, serta pemasangan ring jantung.
Ditambah dengan Dokter dan SDM rumah sakit yg tak asing lagi dengan adat istiadat, kultur dan kebiasaan pasien – pasien Indonesia yg memberikan banyak pemahaman lebih baik melakukan perawatan kesehatan di dalam negeri dibandingkan dengan rumah sakit di luar negeri.
“Saya yakin apabila rumah sakit melayani pasiennya dengan kasih seperti Iayaknya keluarga sendiri maka sesungguhnya kalian dapat menarik kembali pasien-pasien yg berobat di luar negeri bagi dapat berobat di Indonesia, sehingga dapat menyelamatkan sebagian devisa negara”, ungkap dr. Dasaad Mulijono.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com
Sebanyak 4.000 pekerja PT Feng Tay, pabrik pemasok sepatu merek global Nike yang berlokasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilaporkan telah dirumahkan. Kondisi...
JAKARTA – Ancaman relokasi industri kembali membayangi sektor manufaktur Indonesia. Dua pabrik komponen otomotif yang beroperasi di Jawa Timur dikabarkan tengah mempertimbangkan pemindahan...
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) akan menjangkau seluruh aktivitas usaha masyarakat, termasuk pelaku usaha yang menjalankan...
JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...
JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...
JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...
JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...
JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...
Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...
JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya memberikan penjelasan terkait penahanan Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa yang dilakukan...
JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola...
JAKARTA – Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, digeledah penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (3/6/2026). Penggeledahan tersebut...
GAZA – Warga Palestina berkumpul di Gaza untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin Hamas, Mohammed Odeh, yang dilaporkan gugur dalam serangan yang disebut...
TAIPEI – Kenangan Coffee resmi memperluas ekspansi internasionalnya dengan membuka gerai perdana di Taipei. Langkah ini menandai strategi agresif brand kopi asal Indonesia...
Di tengah meningkatnya isu perubahan iklim, polusi, hingga krisis energi, dunia kerja mulai bergerak menuju arah baru yang lebih berkelanjutan. Salah satu konsep...
Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahan tersebut, ia...
Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menegaskan bahwa seluruh pegawai Koperasi...
China Buka Rumah Sakit dengan 14 Dokter AI Pertama di Dunia China...
Jakarta - Heboh temuan Thailand terkait kemungkinan residu kimia berbahaya yang berisiko...
Jakarta - Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi buka suara...