Banyumas Raya

Jakarta – Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Karena itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, menyiapkan sekitar 1400 tenaga kesehatan yg tergabung dalam Emergency in sport event 2018.
Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Emergency Indonesia Bobi Prabowo, menjelaskan tenaga kesehatan kurang lebih 1400 telah disiapkan dan mendapat pelatihan sejak 2017. Setelah mendapatkan pelatihan teori, para tenaga kesehatan menjalankan simulasi emergency di lapangan sejak kemarin.
“Hari ini, adalah hari kedua turun ke lapangan. Pelatihan segera ke lapangan, kemudian di ambulans, dan ke rumah sakit. Semua simulasi dibuat dari akan yg ringan, sedang, dan berat,” papar Bobi Prabowo, ketika ditemui di Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Rabu, (04/04/2018).
Kemudian, Kemenkes RI menyediakan 25 unit ambulans ICU buat Asian Games 2018 yg digelar 18 Agustus – 2 September 2018. Ambulans tersebut tak cuma berfungsi sebagai transportasi medis, tapi juga sarana penanganan medis selama di perjalanan menuju UGD.
Ambulans tersebut berfungsi bagi menangani kegawatan yg mengancam nyawa. Sehingga, ambulans tersebut tak cuma sebagai transportasi medis, tapi juga melakukan pelayanan medis di dalam ambulans.
“Di dalam ambulans ada perlengkapan ventilator, monitor, defibrillator, dan monitor. Di lapangan kalian milik 25 ambulans, itu dilengkapi oleh dokter dan perawat yg ketika ini kalian telah latih,” tambahnya.
Masih menurutnya, cabang olahraga yg sangat berisiko seperti sepak bola, pencak silat, sepeda, maraton, dan yg memakai energi tinggi, hal itu yg sangat berisiko. Karena itu, dalam sesuatu unit ambulans terdapat beberapa perawat dan sesuatu dokter. (tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com

