Gadget

Xiaomi Siap Bikin Perusahaan Baru Bernama Dayu

Share
Share

Banyumas Raya

Beijing – Semakin serius menjajaki pasar Internet of Things (IoT), Xiaomi kabarnya bakal mendirikan anak perusahaan baru di bidang produksi chip.

Xiaomi berencana merestrukturisasi anak perusahaannya yg bergerak di bidang pembuatan chip, Pinecone, agar lebih sesuai dengan visi mereka.

Sebagian dari karyawan Pinecone mulai dipisah dan membuat perusahaan baru bernama Dayu yg secara harfiah mampu diterjemahkan sebagai ikan besar.

Jika keduanya sama-sama perusahaan pembuat chip, lantas apa beda Dayu dan Pinecone?

Dayu ke depannya mulai lebih fokus ke riset dan pengembangan chipset untuk solusi-solusi Internet of Things (IoT). Produk-produk IoT tersebut antara yang lain smart speaker, smart lamp, smart camera, dan sebagainya.

Sedangkan Pinecone tetap fokus mengerjakan chipset bagi dipakai di smartphone. Salah sesuatu chip buatan Pinecone adalah chip Surge S1 yg dikenalkan pada 2017 lalu.

Nantinya, Xiaomi bakal memiliki 25 persen saham Dayu. Sementara sisa saham mulai didistribusikan kepada pegawai, menjadi langkah yg dinilai memungkinkannya bagi menghimpun pendanaan secara mandiri.

Sejumlah firma investasi kabarnya pun sudah berminat menanam investasi ke Dayu.

Bisnis IoT menjadi lahan pasar yg jadi incaran. Vendor China lainnya, Huawei, mengklaim tahun dulu chip IoT punya mereka, HiLink, sudah menghubungkan 300 juta perangkat, termasuk speaker AI dan sistem kendaraan.

Pabrikan-pabrikan chip juga ketika ini berlomba bakal membuat chip IoT yg hemat energi bagi mendukung platform IoT berbasis cloud.

Langkah-langkah tersebut dikerjakan bagi mengantisipasi gelombang 5G dan semakin banyaknya perangkat yg bakal saling terhubung.

Xiaomi sendiri awal tahun ini sudah memutuskan dual strategi ‘smartphone + AioT’ sebagai fokus perusahaan. Revenue bisnis IoT Xiaomi sendiri pada 2018 dahulu dilaporkan meningkat 86,9 persen.

Jumlah itu hampir beberapa kali lipat pertumbuhan bisnis smartphone per tahunnya yg sebesar 41,3 persen dalam periode yg sama.

Bisnis smartphone yang mengalami penurunan pengiriman 4,1 persen (laporan IDC) pada 2018 lalu, serta tren pelambatan pertumbuhan di China, juga menjadi pemacu vendor-vendor yang berasal China melakukan diversifikasi bisnis.
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

Share
-Sponsored-
ads image

Hot Topic

EkonomiNasional

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini, Berikut Dampaknya

JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...

Teknologi

NotePaste: Solusi Berbagi Catatan Online yang Praktis, Cocok untuk Blogger hingga Affiliate Marketing

Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...

EkonomiNasional

Harga Minyakita Segera Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Waktu Dekat

JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...

EkonomiNasional

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibiayai APBN, Pemerintah Sebut untuk Perkuat Ekonomi Desa

JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...

Ekonomi

Rupiah Melemah, Mal dan Kafe Tetap Ramai: Fenomena “Lipstick Effect” Jadi Sorotan Warganet

JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...

EkonomiNasional

Pemerintah Sebut Rekrutmen Besar Kopdes Merah Putih sebagai Investasi SDM Raksasa

JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...

EkonomiNasional

Prabowo: 81 Ribu Kopdes Merah Putih Bisa Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...

EkonomiNasional

Jateng Siap Bangun Mega Farm Sapi Perah Terbesar, 710 Hektare dan 30.000 Ekor

Semarang — Jawa Tengah bersiap menghadirkan lompatan besar di sektor ketahanan pangan nasional melalui pembangunan mega farm sapi perah terbesar di Indonesia. Proyek...

EkonomiNasional

Purbaya Tegaskan RI Tak Butuh Bantuan IMF, APBN Diklaim Masih Kuat

Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tidak membutuhkan bantuan dana dari International Monetary Fund (IMF) di tengah ketidakpastian ekonomi global....

EkonomiJawa Tengah

5.503 Gedung Koperasi Merah Putih di Jateng Terbangun, Siap Dorong Ekonomi Warga

Semarang — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Tengah terus menunjukkan progres signifikan. Hingga April 2026, tercatat 5.503 gedung koperasi telah...

-Sponsored-
ads image
HukumNasional

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi MBG, Kejagung Tahan Tiga Pejabat

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola...

HukumNasional

Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung Sehari Setelah Pimpinan Dadan Hindayana Di Copot

JAKARTA – Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, digeledah penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (3/6/2026). Penggeledahan tersebut...

InternasionalPalestina

Warga Palestina Beri Penghormatan Terakhir untuk Pemimpin Hamas Mohammed Odeh

GAZA – Warga Palestina berkumpul di Gaza untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin Hamas, Mohammed Odeh, yang dilaporkan gugur dalam serangan yang disebut...

Bisnis

Kenangan Coffee Ekspansi ke Taiwan, Resmi Buka Gerai Perdana di Taipei

TAIPEI – Kenangan Coffee resmi memperluas ekspansi internasionalnya dengan membuka gerai perdana di Taipei. Langkah ini menandai strategi agresif brand kopi asal Indonesia...

BisnisEnergiLingkungan Hidup

Green Jobs: Profesi Masa Depan yang Tak Hanya Cari Uang, Tapi Juga Menyelamatkan Bumi

Di tengah meningkatnya isu perubahan iklim, polusi, hingga krisis energi, dunia kerja mulai bergerak menuju arah baru yang lebih berkelanjutan. Salah satu konsep...

BisnisEnergiNasional

Viral Curhatan Pelaut RI: Kapal Pertamina di Selat Hormuz Disebut Tanpa Kru WNI Semua Pekerja Dari India

Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahan tersebut, ia...

GadgetTeknologi

WhatsApp Segera Rilis Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Nomor HP? Ini Dampaknya!

Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...

BisnisCilacap

Paragraf Coffee Service, Bisnis Kopi Tanpa Grand Opening, Kenapa Justru Lebih Laris di Cilacap?

Cilacap - Tren baru terlihat di industri kopi lokal. Romi selaku pakar branding usaha di Cilacap kini memilih membuka usaha dengan konsep tanpa...

Related Articles
GadgetTeknologi

WhatsApp Segera Rilis Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Nomor HP? Ini Dampaknya!

Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru...

Gadget

Apple Kembangkan Kacamata Pintar, Apple Glass

Apple, perusahaan teknologi gawai asal AS, mengungkapkan akan melakukan pengembangan terhadap produk...

Gadget

Apple Tawarkan Investasi Tambahan Untuk Hapus Larangan Penjualan iPhone 16 Di Indonesia

APPLE telah mengusulkan investasi hampir US$10 juta untuk membuat barang-barang tambahan di...

Gadget

Apple Vision Pro Rilis Bulan Depan, Cek Harga dan Jadwal Preorder

Apple sudah mengumumkan ketersediaan untuk Vision Pro mereka. Namun, menurut laporan dari...