Banyumas Raya

Beijing – Perang dagang antara AS dan China sedang terjadi. AS bahkan sampai merayu sekutu-sekutunya buat ikut embargo China. Namun, perseteruan tersebut tetap berimbas ke raksasa teknologi AS, Apple.
Seperti diketahui, Apple banyak memakai jasa perusahaan yang berasal China buat merakit perangkat buatannya. Bahkan, Apple menggunakan jasa Foxconn, manufaktur yang berasal Negeri Tirai Bambu, buat memproduksi mayoritas iPhone.
Laporan Wall Street Journal menyebut bahwa petinggi Foxconn, Young Liu, menyatakan perusahaan telah menyiapkan fasilitas produksi di luar China. Pabrik itu dapat bagi memproduksi iPhone.
Ia kemudian meminta kepada Apple bagi tak lagi khawatir seandainya harus memakai jasa Foxconn guna merakit iPhone terbaru. Ia menegaskan bahwa produksi iPhone di pabrik Foxconn luar China bakal terhindar dari pajak tambahan.
Beberapa waktu dulu dilaporkan, Indonesia mulai mendapat keuntungan dari imbas perang dagang. Kabarnya, perusahaan pemasok perangkat Apple, yakni Pegatron, mulai memindahkan segala produksi non-iPhone dari China ke Tanah Air.
Selama ini, Apple memiliki tiga mitra manufaktur yg beroperasi di China, yakni Foxconn, Pegatron, dan Wistron. Namun, dikabarkan bahwa akan pertengahan 2019, Pegatron mulai beroperasi di Indonesia melalui PT Sat Nusapersada.
Belum jelas produk mana yg mulai diproduksi oleh perusahaan tersebut. Yang jelas, PT Sat Nusapersada mulai memproduksi produk Apple non-iPhone di Batam, Kepulauan Riau. Produk-produk yg telah jadi bakal dikirim ke AS.
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

