Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Banyumas Raya

Fremont – Raksasa pembuat drone China, DJI, sudah menjual produk besutan mereka kepada polisi dan dinas pemadam kebakaran AS. Tapi kini Pemerintah AS memperingatkan bahwa drone buatan China itu dapat mencuri data-data yg sensitif.
Dinas pemadam kebakaran di Kota Fremont, California, sudah memakai drone buatan DJI lebih dari 200 kali dalam masa beberapa tahun terakhir.
Penyelamatan seorang anak yg tuli di Fremont belum lama ini kemungkinan besar disebabkan kamera sinar infra merah yg dapat melihat anak itu di sebuah jurang pada malam hari. Kamera yg terpasang pada drone buatan DJI itu memberikan keterangan utama kepada polisi.
Kepala dinas pemadam kebakaran Fremont, Jeff Kleven, menyampaikan bahwa drone sudah menjadi bagian tidak terpisahkan dalam pelaksanaan tugas mereka sehari-hari.
“Kami menggunakannya buat segala hal, akan dari pemantauan kebakaran, pemeriksaan bahan-bahan berbahaya sampai pada operasi penyelamatan,” ucapnya, seperti dilansir VOA News.
Tapi, kini membeli drone buatan China dapat dianggap berbahaya. Departemen Keamanan Dalam Negeri AS belum lama ini mengulangi peringatan bahwa data yg diperoleh drone buatan China itu mampu dikirim kembali ke negeri asalnya.
Tuduhan ini segera dibantah oleh DJI. Tapi untuk dinas pemadam kebakaran Freemont, peringatan ini dapat dianggap sebagai nasihat supaya melakukan praktik aman dalam penyimpanan dan pengiriman informasi.
Sekitar1.000 dinas keamanan publik di AS memakai drone, kata Romeo Durscher, pejabat DJI. Perusahaan itu bekerja sama dengan badan-badan keamanan tadi bagi melatih dan menyiapkan mereka dalam penggunaan drone bagi memadamkan kebakaran hutan di California.
Karena pemerintah AS sudah mengajukan keprihatinan tentang drone China itu, DJI juga meningkatkan pengawasan data dan keamanan buat para pelanggannya.
“Kami sudah memasang lebih banyak perangkat lunak supaya para pengguna dapat sepenuhnya mengontrol data yg diperoleh. Bisnis kalian bukan bagi mengontrol data. Kami memberikan peralatan kepada pelanggan buat menentukan bagaimana data itu diproses dan disimpan atau dikirim ke tempat lain,” kata Durscher.
Tampaknya, teknologi yg digunakan sehari-hari buat menyelamatkan nyawa kini menjadi bahan kecurigaan antara beberapa negara adidaya yg bersaing dalam bidang teknologi itu.
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com
JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...
JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...
JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...
JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...
JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...
Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...
Semarang — Jawa Tengah bersiap menghadirkan lompatan besar di sektor ketahanan pangan nasional melalui pembangunan mega farm sapi perah terbesar di Indonesia. Proyek...
Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tidak membutuhkan bantuan dana dari International Monetary Fund (IMF) di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Semarang — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Tengah terus menunjukkan progres signifikan. Hingga April 2026, tercatat 5.503 gedung koperasi telah...
JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola...
JAKARTA – Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, digeledah penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (3/6/2026). Penggeledahan tersebut...
GAZA – Warga Palestina berkumpul di Gaza untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin Hamas, Mohammed Odeh, yang dilaporkan gugur dalam serangan yang disebut...
TAIPEI – Kenangan Coffee resmi memperluas ekspansi internasionalnya dengan membuka gerai perdana di Taipei. Langkah ini menandai strategi agresif brand kopi asal Indonesia...
Di tengah meningkatnya isu perubahan iklim, polusi, hingga krisis energi, dunia kerja mulai bergerak menuju arah baru yang lebih berkelanjutan. Salah satu konsep...
Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahan tersebut, ia...
Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...
Cilacap - Tren baru terlihat di industri kopi lokal. Romi selaku pakar branding usaha di Cilacap kini memilih membuka usaha dengan konsep tanpa...
Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru...
Apple, perusahaan teknologi gawai asal AS, mengungkapkan akan melakukan pengembangan terhadap produk...
APPLE telah mengusulkan investasi hampir US$10 juta untuk membuat barang-barang tambahan di...
Apple sudah mengumumkan ketersediaan untuk Vision Pro mereka. Namun, menurut laporan dari...