Banyumas Raya

San Jose – Ajang konferensi tahunan buat pengembang WWDC 2019 yg ketika ini tengah digelar di San Jose, California, AS, dimanfaatkan oleh Apple bagi memperkenalkan pembaruan sistem operasi perangkat mobile mereka, iOS 13, yg menawarkan tampilan baru buat iPhone.
“iOS 13 membawa kemampuan baru bagi aplikasi yg Anda gunakan sehari-hari, dengan pembaruan di Photos dan Maps, juga fitur proteksi privasi seperti Sign In with Apple. Semuanya menawarkan performa yg lebih cepat,” kata Craig Federighi, Senior Vice President of Software Engineering Apple, dalam informasi resmi yg diunggah di situs mereka, dikutip Selasa (4/6/2019).
iOS 13 menjanjikan performa lebih cepat dan lebih responsif dengan optimalisasi di segala sistem bagi memperbaiki aplikasi ketika diluncurkan, mengurangi ukuran aplikasi ketika diunduh dan memperepat kerja Face ID.
Berikut ini fitur-fitur terbaru yg bisa dinikmati di iOS 13
1. Dark Mode
Pengguna iPhone kini dapat memilih warna latar gelap yg mulai terpasang di semua sistem dan aplikasi bawaan di iPhone. Pengguna mulai merasa nyaman melihat layar ponsel ketika berada di tempat yg bercahaya redup.
Apple juga menyediakan Dark Mode buat aplikasi ketiga, pengembang dapat mengintegrasikan mode ini ke aplikasi buatan mereka dan bisa merancang agar Dark Mode mampu aktif secara otomatis di waktu tertentu.
2. Photo
Apple memakai machine learning agar gambar-gambar terbaik yg masuk ke aplikasi Photo berada di atas, sistem mulai secara otomatis menyembunyikan foto-foto yg sama atau yg kurang baik.
Pengaturan terbaru di Photo menjanjikan kemudahan buat pengguna ketika ingin mencari dan melihat foto maupun video di iPhone.
Perangkat bagi mengedit foto di iOS 13 juga mulai berlaku buat mengedit video.
3. Sign In with Apple
Layanan baru dari Apple ini mulai mempermudah pengguna ketika masuk ke situs dan aplikasi, mereka mampu masuk ke website dengan akun Apple ID.
Apple menjamin kerahasiaan data pengguna karena mereka mulai memberikan email secara acak ketika Apple ID dikaitkan ke sebuah situs.
Pengguna memiliki opsi bagi tak memberikan alamat email pribadi mereka dan memberikan email acak dari Apple ketika sign in.
4. Maps
Apple memperbarui basis data bagi aplikasi Maps sehingga peta tersebut menawarkan data terkini tentang jalan, jalur pejalan kaki serta data-data lainnya buat keperluan navigasi.
Peta terbaru ini mulai tersedia di AS pada akhir 2019 dan negara lainnya pada 2020.
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

